Mesin PLN Timika Tiba Awal April dari Surabaya

share on:
Teknisi mesin PLN Timika memperbaiki mesin PLTD yang mengalami gangguan, Selasa (26/3) bur/HP

Timika, HP

Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) UP3 PLN Timika dijadwalkan tiba di Timika pada 4 April 2019. Mesin-mesin yang dikirim dari Surabya itu berkapasitas 3 Megawatt diharapkan mengatasi pemadaman bergilir yang banyak dikeluhkan warga.

Manager UP3 PLN Timika, Hotman Ambarita mengatakan, pengiriman mesin yang disewa dari PT Manunggal itu sebenarnya melenceng dari jadwal awal, yakni pada awal Maret 2019. Hal ini disebabkan keterlambatan pengiriman karena jadwal keberangkatan kapal tidak sesuai waktu tiba mesin di Surabaya dari Jakarta.

“Tanggal 26 ini sudah ada di Dobo, lalu ke Merauke dan Timika. Rencananya tanggal 4 April akan tiba di Timika,” kata Hotman kepada wartawan sambil menunjukkan proses perbaikan mesin PLTD yang mengalami gangguan, Selasa (26/3).

Hotman menjelaskan, tiba di timika, mesin-mesin itu tak lantas langsung beroperasi, butuh waktu menginstalasi agar masuk dalam sistem PLN Timika. Proses instalasi setidaknya membutuhkan 7 sampai 10 hari. PLN Timika memasang target minimal, pihaknya mendapat tambahan daya tiga Megawatt sebelum Pemilu 17 April 2019.

“ Tambahan daya itu pun sebenarnya belum bisa mengatasi pemadaman bergilir. Kebutuhan daya saat beban puncak di Timika bisa mencapai 27 megawatt, sementara kemampuan PLN Timika saat ini hanya sampai di angka 21 mewagawatt. Artinya masih kurang 6 megawatt. Tambahan mesin dari Surabaya itu hanya menutupi separuh kekurangan daya PLN Timika,” katanya.

Selain memilki mesin PLTD sendiri, PLN Timika juga menyewa dari pihak swasta. Dari 13 unit mesin milik PLN Timika, tiga diantaranya mengalami kerusakan. Sementara mesin sewaan yang berjumlah 46, sebanyak 10 diantaranya mengalami gangguan.

“Kami tidak diam, kami bekerja paralel dengan menyiapkan fondasi dudukan mesin yang akan tiba nanti. Kami sudah menyiapakannya,” kata Hotman.

Selain itu, teknisi-teknisinya masih terus berjibaku dengan 13 mesin yang mengalami gangguan. Untuk mempercepat proses perbaikan, PLN Timika bahkan mendatangkan teknisi dari PLN Jayapura.

“Kami menerima informasi, dua unit mesin juga sedang dalam perjalanan ke sini. Dua mesin itu dikirim oleh PT Putra Persada Perkasa untuk mengganti dua mesinnya yang gangguan saat ini. Tapi kami belum tahu kapan tiba di Timika,” kata Hotman.

Tanpa kedatangan mesin-mesin itu, pemadaman bergilir di Timika nyaris mustahil teratasi. Faktanya, bukannya membaik, mesin PLTD PLN Timika malah makin banyak yang mengalami gangguan. Akibatnya, pemadaman bergilir di Timika makin sering. Setelah jadwal siang dan malam, saat ini PLN Timika menjadwalkan pemadaman bergilir pada tengah malam. (bur)

share on:

Leave a Response