Saiful Bahri Akui Bisnis Pinang di Timika Sangat Menjanjikan

share on:

TIMIKA,HP

Bisnis Pinang di Timika sangat menjanjikan, bagaimana tidak seorang penjual pinang di Timika bisa meraup keuntungan yang sangat besar bahkan mencapai puluhan juta rupiah perbulannya.

Saiful Bahri salah seorang penjual pinang saat di temui jalan Yos Sudarso – Nawaripi SP 1 Minggu (19/1) mengatakan bahwa dalam sehari dirinya bisa meraup keuntungan sebesar  Rp 15  juta perbulan itu sudah termasuk keuntungan bersih.

“Kalau dalam sebulan itu bisa mencapai 15 juta, itu sudah untuk bersih dan itu hanya untuk kami yang jualan dalam jumlah kecil dan didaerah yang tidak terlalu ramai. Kalau agen itu pasti dia punya keuntungan lebih besar dan juga mereka yang jualan di tempat ramai juga pasti untungnya besar ,” kata Saiful.

Saiful mengatakan pinang yang dijual di tempat dibelinya dari agen pinang yang ada di Kota Timika. Dalam sehari dirinya mengambil 50 kilo dari agen dengan harga tiga juta.

“Kalau saya ambil sehari 50 kilo  itu langsung diagen pinang harganya tiga juta. Dalam sehari saya bisa jual 15 kilo,” kata Saiful.

Dikatakannya untuk pinang yang di jual di Timika rata rata diambil oleh agen dari Jayapura. Jika di jual perkilo makan dijual dengan harga Rp 60 ribu perkilo. Sedangkan pinang kering atau biasa di sebut gabe di jual Rp 75 ribu perkilo.

“Kalau pinang kering ini saya jual perbungkus lima ribu. Selain pinang saya juga jual sirih,  kalau Sirih itu saya ambil di agen itu Rp 50 ribu perkilo,” kata Saiful.

Saiful mengakui bisnis Pinang adalah bisnis yang paling sederhana karena tidak membutuhkan modal yang besar dengan modal  satu sampai tiga juta saja maka sudah bisa menjual pinang.

“Kalau saya  sewa tempat jualan ini  karena disini daerahnya agak ramai jadi satu bulan saya bayar  Rp 1 juta, tapi di tempat yang kurang ramai biasa Rp 200 Sampai Rp 300 ribu perbulan,” kata  Saiful. (sel)

share on:

Leave a Response