2019, Curanmor Jadi Kasus Terbanyak Ditangani Polres Mimika

share on:
Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata bersama Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan saat memberikan keterangan pers di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Selasa (31/12/2019). Marsel Balawanga/HP

Timika, HP

Polres Mimika menggelar konfrensi pers merilis semua kasus yang ditangani Polres Mimika selama Tahun 2019. Konferensi pers disampaikan Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata didampingi Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan di Kantor Pelayanan Polres Mimika Selasa (31/12/2019)

“Kasus Curanmor menjadi kasus  tertinggi yang ditangani oleh Polres Mimika selama Tahun 2019.  Sebanyak 354 kasus Curanmor  roda dua ditangani Polres Mimika,” ungkap Kapolres.

Berikut ini kasus kasus yang ditangani oleh Polres Mimika selama 2019 yakin kasus  pencurian 277 kasus, penganiayaan 224 kasus, penipuan 68 kasus, pengrusakan 57 kasus, penggeroyokan  57 kasus, curas  dan jambret 52 kasus, UU ITE 44 kasus, penggelapan 42 kasus, perlindungan anak 32 Kasus.

Di tahun 2019 juga pihak kepolisian juga melakukan  razia terhadap senjata tajam dan miras ilegal. Sepanjang tahun 2019 pihak kepolisian Polres Mimika berhasil menyita busur sebanyak 206 buah, anak panah 482 buah, parang 16 buah, badik 27 huah dan sangkur 6 buah.

“Sementara untuk minum keras ilegal selama tahun 2019 pihak Polres Mimika berhasil mengamankan ribuan liter miras,” jelasnya.

Polres Mimika melalui Sat Narkoba Polres Mimika berhasil mengamankan  2. 643 liter miras, melalui  Polsek Mimika Baru berhasil mengamankan 16 liter, melalui  Polsek Mimika Timur berhasil mengamankan 360 liter, melalui Polsek Kuala Kencana berhasil mengamankan 63 liter, melalui  Polsek Kawasan Pelabuhan berhasil  mengamankan 1.050 liter dan melalui  Polsek Bandara berhasil mengamankan  49 liter.

Data pelanggaran lalu lintas tahun 2019 menurun drastis dibanding 2018. Dimana tahun 2018 terdapat 2. 957 pelanggaran sedangkan tahun 2019 hanya sebanyak 1. 456 pelanggaran.  Penilangan yang dilakukan oleh kepolisian di tahun 2018 sebanyak 1.968 kali  dan di tahun 2019 sebanyak 591 kali.  Teguran   yang dilakukan oleh aparat kepolisian di tahun 2018 sebanyak 989 kali  di tahun 2019 sebanyak 865 kali.

Kapolres mengungkapkan, berbanding terbalik dengan kasus pelanggaran lalu lintas, pada kasus narkoba tahun 2019, justru meningkat hampir 100 persen dibanding tahun 2018. Dimana pada 2018, Polres Mimika hanya menangani sembilan kasus narkoba. Namun, 2019 melonjak hingga 17 kasus.

“Barang Bukti (BB) yang diamankan adalah  sabu-sabu 16 sebanyak 91,27 gram dan obat obatan dengan barang bukti 25 butir somadril,” jelasnya.

Sementara kasus yang menonjol adalah aksi unjuk rasa damai sebanyak  lima kali aksi anarkis damai sebanyak satu  kali aksi penembakan sebanyak satu kali aksi pemalangan sebanyak delapan  kali dan bentrok antar kelompok satu kali. (sel)

share on:

Leave a Response