Diperdayai Wanita, Lelaki Paruh Baya Kehilangan  Emas 16,2 Gram

share on:

Timika, HP

Seorang pria paruh baya yang diketahui BR, warga SP 3 Kelurahan Karang Senang  diperdayai oleh seorang wanita yang tidak kenalnya. Sialnya, gelang miliknya seberat 16,2 gram hilang dibawa kabur wanita tersebut.

Saat melaporkan di Polsek Miru, Senin (3/2) BR menceritakan, dirinya bertemu dengan  wanita tersebut di salah satu toko elektronik di Kota Timika. Saat bertemu, wanita tersebut meminta bantuan berupa uang kepada BR dengan alasan keluarganya sedang kedukaan.

BR pun balik bertanya kepada wanita tersebut apakah  mengenal dirinya karena dirinya sebelumnya tidak pernah bertemu ataupun mengenal wanita tersebut. Namun, wanita tersebut terus menceritakan bahwa dirinya sedang membutuhkan uang untuk kedukaan. Karena kasian, lantas BR memberi wanita tersebut uang Rp 100 ribu.

“Dia minta uang ke saya, saya bilang saya tidak ada uang. Jadi saya kasih dia uang Rp 100 ribu saja. Saya bilang ke dia kalau kamu ada emas kita pergi gadai. Pas saya bilang begitu saya juga ada ambil gelang emas saya yang saya simpan di noken tunjuk ke dia,”  kata BR.

BR mengatakan, menunjukan emas tersebut, si wanita mengajak BR untuk pergi dari toko tersebut. BR pun  mengikuti saja ajakan wanita tersebut.

“Dia pakai motornya, saya juga pakai motor saya. Dia jalan duluan baru saya ikut dari belakang. Sampai di belakang gedung perpustakan rusak, dia langsung peluk saya,” kata BR.

BR mengatakan, wanita tersebut memeluknya lalu membuat gerakan gerakan erotis ditubuh BR. Namun BR tidak merespon dan balik menasihati wanita tersebut agar berhenti melakukan hal yang tidak terpuji tersebut.

“Saya langsung nasihat dia, adik kamu masih muda bapa ini orang tua. Kalau terjadi apa apa sama saya, saya lapor kamu ke Polisi. Tiba-tiba dia langsung lepas saya lalu pergi. Saya juga langsung jalan pulang. Pas saya jalan saya teringat akan gelang emas saya. Setelah saya cek sudah tidak ada lagi,” kata BR.

BR mengatakan wanita tersebut masi muda dengan ciri ciri memiliki tai lalat di bagian hidungnya.  Wanita tersebut mengenakan baju biru dengan tulisan Timika-Papua dibelakang baju tersebut.

“Waktu itu dia bawa motor Honda Beat. Ada nomor platnya  tapi saya tidak tahu nomor angka depannya,” kata BR.

BR mengatakan kejadian tersebut baru dialami oleh dirinya selama dirinya tinggal di Kota Timika sejak tahun 1982.

“Gelang emas itu milik istri saya, saya bahwa turun ke Timika untuk mau dijual,” kata BR

Kapolsek Mimika Baru Kompol Sarraju mengatakan kasus ini akan  didalami oleh pihaknya guna mengungkapkan pelaku.

“Kalau sekilas dari cerita kronologis,  yang disampaikan oleh pelapor  menyampaikan barang saya dicuri. Dari kronologi yang disampaikan lebih pada perkara penipauan. Mungkin ada unsur unsur tipu daya tapi itu nanti kita akan dalami,” kata Sarraju. (sel)

 

share on:

Leave a Response