Geledah Markas KNPB, TNI-Polri Amankan Delapan Orang

share on:

Timika, HP

Aparat gabungan TNI-Polri menggeledah markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Jalan Sosial, Sabtu (15/9) dini hari WIT. Dalam penggeledahan itu, depalan orang diamankan yakni TG, HW, HE, PN, EH, NA, JK dan YW.

“Ini merupakan pengembangan kasus pemilik amunisi yang diamankan beberapa waktu lalu di Bandara Mozes Kilangin Timika,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes A Kamal, saat dikonfirmasi, Sabtu (15/9).

Sebelumnya aparat kepolisian terlebih dulu mengamankan RW yang kedapatan membawa amunisi sebanyak 153 butir yang ditemukan melalui hasil pemeriksaan X-Ray pada 10 September 2018 lalu.

Dari delapan orang yang diamankan, sebut Kamal, dua di antaranya terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dan dilarikan ke RSUD Mimika. Sementara enam orang lainnya diamankan tanpa perlawanan.

Penggeledahan tersebut dipimpin Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korowa bersama Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio Lohitniaten Nainggolan, Danyon 754/ENK Letkol Inf Johanis Parinusa, Danramil 1710-02/Timika Kapten Inf Teguh Heru, Kasatreskrim Polres Mimika AKP I Gusti Agung Ananta Pratama serta tim gabungan TNI-Polri.

Pasukan gabungan TNI-Polri melakukan penggeledahan dan penyergapan Kantor KNPB Timika di Jalan Sosial itu dimulai pukul 05.45 WIT.

Dari penggeledahan tersebut, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa baju loreng, sepatu PDL 7 stel, sepatu gurun 2 stel, bendera BK 7 lembar, papan motif BK 1 lembar, kaos merah KNPB 30 lembar, topi, baret, tas noken motif BK, tas loreng, buku tentang komunisme, marxisme, lenimisme dan perjuangan revolusi.

Selain itu, dokumen perjuangan KNPB, alat elektronik (komputer, laptop, printer, kabel, Toa, CCTV, HT, HP), pistol rakitan jenis revolver 1 pucuk, amunisi cal 5,56 mm sebanyak 93 butir, amunisi revolver 38 mm sebanyak 11 butir, amunisi AK 47 cal 7,62 mm sebanyak 1 butir, tombak, busur dan anak panah, parang, pisau, banner dan spanduk, serta bendera KNPB tiga lembar. (joe)

share on:

Leave a Response