Kapolres Diminta Tindak Oknum Polisi yang Bisniskan Kasus

share on:

 

Timika, HP

Anggota DPRD Mimika Mathius Uwe Yanengga meminta pada Kapolres Mimika, untuk menindak tegas oknum polisi di Mimika yang menjadikan kasus sebagai ladang bisnis. Karena pihak DPRD Mimika telah mendapat keluhan dari warga binaan saat melakukan kunjungan ke Lapas kelas II b Timika.

“Di Timika ini ada kita temukan orang yang tidak bersalah tapi diproses hukum, dan mereka ini masih ada kesempatan untuk diadvokasi dengan pengacara memberikan bantuan hukum. Tapi selama ini tidak pernah,” kata Yanengga saat ditemui dikantor DPRD Mimika, Rabu (22/1).

Yanengga mengungkapkan, ada orang-orang yang tidak mengerti hukum namun di proses hukum, dan mereka justru menjadi korban, setelah oknum-oknum anggota Polisi menggunakan kewenangannya untuk memproses hukum dan ditetapkan menjadi tersangka.

“Justru banyak orang-orang Papua yang tidak mengerti masalah hukum mereka banyak yang jadi korban. Nah, terkesan ada oknum-oknum kepolisian yang menggunakan kewenangan di Kepolisian untuk mengancam pihak-pihak ini. “Kalau anda tidak bayar kita akan proses, kalau anda bayar selesai disini” bahkan mereka tidak bisa berkomunikasi dengan baik mereka tidak bisa berargumentasi akhirnya mereka ditetapkan tersangka,” ungkapnya.

Ia berharap, kepada Polres Mimika untuk bisa memberikan kesempatan kepada para pelaku untuk didampingi para pengacara agar mereka bisa membela diri.

“Jadi saya berharap Kepolisian yang ada di Mimika baik yang ada di polsek-polsek dan polres agar bisa memberikan advokasi apabila ada orang-orang yang tidak mengerti hukum agar diadvokasi dengan baik, karena mereka juga punya hak untuk membela diri, terkadang mereka tidak bisa berkomunikasi hukum dengan baik, mereka salah bicara polisi proses hukum, bahkan ada kasus yang bisa diselesaikan secara mediasi tapi ada oknum-oknum yang pergunakan kasus itu untuk cari uang saku mereka,” harapnya.

Ia juga berharap kepada Kapolres Mimika agar menindak tegas bawahannya apabila terbukti melakukan hal tersebut.

“Jadi saya berharap harus ada penegasan dari Kapolres bagi bawahannya, untuk betul-betul ada menegakan hukum secara benar, serta benar-benar melaksanakan tugas dan fungsi mereka sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan bagi masyarakat,” harapnya. (rik)

share on:

Leave a Response