Pasca Kontak Tembak di Mil 53,Dandim Ingatkan Pendulang Segera Turun

share on:

 

Timika, HP

Pasca kontak tembak antara  aparat gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KKSB) yang terjadi di Mil 53, Distrik Tembagapura, Kamis (21/11), Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika Letkol Inf Pio L  Nainggolan mengimbau para pendulang berhenti mendulang di area tambang PT Freeport Indonesia untuk segera turun ke Timika.

“Saudara-saudara kita yang mendulang ini, saya mengimbau dengan sangat untuk segera meninggalkan lokasi pendulangan menjelang tanggal 1 Desember maupun pasca 1 Desember,” kata  Dandim Pio saat ditemui di Kantor DPRD Mimika, Senin (25/11).

Dandim berharap para pendulang patuhi imbau ini, karena hal ini berhubungan langsung dengan keselamatan para pendulang sendiri. Sebab, dari informasi yang diterima menyebutkan KKSB sudah  berada di  wilayah  Tembagapura dan sekitarnya.

“Memang mereka sudah berada di area sekitar Tembagapura. Indikasi ini sudah sangat kuat, ada pendulang yang sudah mulai turun di Timika. Para pendulang ini juga sudah menyampaikan ke kita bahwa mereka juga didatangi, bahkan ada beberapa yang sudah melihat senjata,” ungkapnya.

Dandim Pio mengungkapkan kontak tembak yang terjadi di Mil 53 itu menyebabkan salah satu pentolan KKSB tewas. Namun Dandim belum bisa memastikan inisial korban tersebut. “Kami belum tahu karena yang melaksanakan itu Satgas, sehingga kami belum terkonfirmasi. Kalau dilihat dari area, ya kemungkinan besar kelompok Kali Kopi,” ucap Pio. (sel)

share on:

Leave a Response