Satnarkoba Polres Mimika Bekuk 4 Pengedar Narkoba

share on:

 

 

Timika, HP

Jajaran Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polres Mimika berhasil  membekuk 4 orang pelaku kejahatan peredaran gelap di Kabupaten Mimika. Keempat pelaku tersebut dibekuk di tempat berbeda pada Kamis (9/11) lalu.

Keempat pelaku tersebut yakni ARR alias J (33), warga Jalur Patimura dibekuk aparat di Jalan Freeport Lama, Gorong Gorong. Dari tangan ARR, polisi berhasil menyita narkotika jenis Sabu dalam bungkus rokok Sampurna. ARR kemudian dibawa ke Kantor Polisi untuk mempertanggungjawabkan  perbuatannya.

Dari pengembangan kasus tersebut, polisi mendapatkan informasi bahwa ada lagi pemain lain. Polisi kemudian  bergerak ke Jalan Budi Utomo dan Jalan Patimura ujung samping Toko Raihan dan berhasil membeku S alias A (31).  Dari tangan S, polisi mengamankan satu paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu di dalam kemasan teh kotak yang diletakkan di pingir jalan.

Di lokasi berbeda, polisi juga membekuk S alias A (29) di rumah kosnya di Jalan Irigasi, gang Flora. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti (BB) 1 (satu) paket berisikan serbuk kristal narkoba jenis sabu satu paket.

Pelaku S diduga kuat merupakan pemain lama karena  pada Juni dan Agustus 2019 lalu, S  sempat digeleda oleh aparat kepolisian  terkait kasus narkotika,  namun pada waktu itu polisi tidak menemukan  BB sehingga tidak dilanjutkan ke tingkat penyidikan.

Dari keterangan  S,  barang haram tersebut ia dapatkan dari seseorang bernama G yang saat ini masih jadi buronan Polres Mimika. Kepada polisi, S mengaku dirinya mulai melakukan bisnis  barang haram tersebut sejak akhir 2018 lalu.

Polisi juga  membekuk  MTT  alias T yang bertindak sebagai perantaranya S.  T mengambil barang haram tersebut dari S lalu menjualnya. Kepada polisi, T mengaku sudah bergelut sebagai perantara S sejak tahun 2017. Selain menjual barang haram tersebut, T juga membeli untuk dipakai sendiri. T dibekuk oleh jajaran Satnarkoba di kediamannya Jalan Sam Ratulangi pada Kamis (9/1).

Kempat tersangka tersbeut tidak tergabung dalam satu jaringan,  ARR alias J (33) satu jaringan bersama S alias A (31)  mendatangkan sabu dari luar Timika. Sedangkan S alias A (29) bersama MTT alias T juga memilik jaringan sendiri.  Narkotika jenis sabu yang mereka jual juga didatangkan dari luar Timika.

Operasi pengangkapan terhadap empat pelaku pengedar narkotika di Kabupaten Mimika dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Mimika Iptu Sugarda Adytia BT bersama tim  Satresnarkoba Polres Mimika.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede  Era Adhinata mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini sejak Desember 2019, dan pada Kamis (9/1) lalu pihaknya berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Mimika.

“Untuk  beberapa kasus di Timika ini, sebagian besar didapat dari Jawa. Modusnya adalah yang bersangkuatan  menghubungi  bandar lalu mengirim nomor rekening. Nanti dihubungi lagi oleh Bandar, baru ditentukan tempat untuk pengambilan barang. Keempat pelaku ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ada sebagian  kurir, ada sebagian  sebagai pemakai sekaligus pengedar,” kata Era dalam konferensi pers di  Markas Polres Mimika, Mile 32, Jalan Agimuga, Distrik Kuala Kencana,  Sabtu (11/1).

Kapolres Era mengatakan, penangkapan 4 pengedar narkoba tersebut merupakan kasus pertama yang berhasil diungkap Polres Mimika tahun 2020 ini. Dari empat tersangka itu, polisi berhasil mengamankan BB narkotika jenis sabu sebanyak 1,7 gram.

“Pasaran di Timika 1 gram 2,4 juta rupiah. Mereka beli dari Jawa itu  1,8 juta rupiah. Bandarnya semua dari luar dan kita terus lakukan penyelidikan. Pasal yang dikenakan kepada ke empat tersangka ini adalah pasal 114 ayat  1, terus pasal  112 ayat 1, pasal 127 ayat 1 huruf A UU RI Nomor 35   Tahun 2009 tentang Narkotika, ancamannya keseluruhan 20 tahun penjara,” kata Era. (sel)

share on:

Leave a Response