Wabup Mimika Tegaskan Miras Tidak Boleh Masuk Timika

share on:

Timika, HP

Untuk mewujudkan Mimika sebagai daerah yang aman dan bermartabat, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan, agar minuman keras/beralkohol (miras) hasil sulingan tidak lagi masuk ke Timika.

“Kita akan sepakat untuk melakukan sweeping disetiap kapal yang masuk ke Tual, dan nanti kapal yang dari Tual juga akan disweeping di pelabuhan Pomako,” kata Rettob saat menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Tenggara beberapa waktu lalu.

Hal itu dilakukan, mengingat masuknya minuman sulingan jenis CT danĀ  Sopi selama ini ke Timika hanya melalui transportasi laut, yang selama ini dibawa warga dari daerah Menado, Dobo serta Tual.

“Kita akan tegas soal itu, supaya tidak ada lagi yang minum mabuk di Timika, karena selama ini masalah yang terjadi disebabkan oleh minuman keras,” ujarnya.

Meski demikian, dikatakan, bahwa oknum warga yang selama ini yang menjadi pemasok minuman keras ke Timika tidak kehabisan akal.

“Mereka kemudian buang minuman itu dilaut saat masuk ke muara Pomako. Saat selesai sweeping, mereka kemudian datang ambil dengan menggunakan kapal kecil,” ungkapnya.

Ia pun meminta ketegasan dari otoritas pelabuhan Pomako bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memperketat pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang, sehingga tidak ada cela masuknya minuman keras ke Timika.

“Ini harus kita lakukan bersama. Demi Mimika tercinta, kita semua harus mengambil peran sesuai tupoksi kita,” paparnya.

Berdasarkan pantauan Harian Papua, Selasa (19/11) di pelabuhan Pomako, satuan Polisi kawasan pelabuhan Pomako menggelar sweeping terhadap barang bawaan penumpang guna memastikan tidak adanya minuman keras yang dibawa. (Zhu)

share on:

Leave a Response