5 Warga Yang Diamankan Saat Pleno Distrik Miru Tetap Diproses

share on:
AKBP Agung Marlianto Dok/HP

Timika, HP

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, untuk kelanjutan lima orang yang kita amankan dalam pleno distrik Miru beberapa waktu lalu tetap diproses hukum.  Satu orang yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) kita kenakan pasal 2 Undang undang Darurat nomor 12 tahun 1951.

“Satu orang yang bawa sajam masih kami tahan. Sementara untuk empat orang lainnya, kita kenakan wajib lapor,” kata Kapolres saat ditemui di Graha Eme Neme Yauware, Jumat (10/5) dini hari.

Kapolres menegaskan, dari keterangan kelima orang tersebut, pihaknya sudah mengetahui pihak yang menyuruh mereka. Dan aktor dibalik itu semua merupakan oknum caleg pada salah satu parpol, yang berinisial OL.

“Oknum caleg tersebut dikenakanancaman pasal 55 KUHP. Dan kendaraan yang mereka gunakan bisa dikenakan pasal 56 KUHP,” terangnya.

Kapolres menambahkan, dirinya sudah sering mengimbau kepada semua caleg dan parpol. Apabila ada indikasi kecurangan, agar tidak melakukan aksi-aksi yang berujung anarkis. Tetapi menempuhnya melalui jalur hukum dengan disertai bukti.

“Kami TNI -Polri akan kawal kasus tersebut, seperti pada pelaksanaan Pilkada 2018 lalu. Dimana terbukti ada kecurangan pada dua TPS, dan akhirnya dilakukan pemungutan suara ulang (PSU),” ungkapnya. (reg)

share on:

Leave a Response