Absensi Satpol PP Diminta Berdasarkan Absensi di Lapangan

share on:

Timika, HP

Kepala Seksi Ketertiban Umum Satpol PP Yohanes Tsugumol meminta kepada Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) Setda Kabupaten Mimika agar mendata absensi pegawai Satpol PP tidak menggunakan finger print melainkan berdasarkan absensi di lapangan.

“Masalah absensi ini khusus kita di Satpol PP, mulai dari tanggal 9 itu perintah Bupati untuk penertiban, tapi ada kendala di bagian Ortal mereka tidak rekap absensi dengan baik,” kata Yohanes Tsugumol saat ditemui wartawan di kantor DPRD Mimika, Rabu (22/1).

Tsugumol menjelaskan, sejak tanggal 9 Januari lalu berdasarkan perintah Bupati seluruh pegawai Satpol PP diturunkan ke lapangan untuk melakukan penertiban. Namun, ironisnya Bagian Ortal melakukan pendataan absensi menggunakan finger print di kantor.

“Dan ujungnya kita punya uang makan dan TPP itu di potong, sementara kita Satpol PP ini kebanyakan di lapangan ketimbang di kantor. Jadi harus ada koordinasi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap ada koordinasi antara Kabag Ortal dan Kasat Pol PP agar mendata absensi menggunakan absensi lapangan, sehingga tidak terjadi pemotongan dari hak-hak para pegawai yang melakukan penertiban mulai dari pagi hingga malam hari.

“Selama ini kita sudah jalankan tugas tapi kita punya hak dipotong berdasarkan absen itu, jadi saya sarankan kalau bisa pembayaran itu berpatokan pada absen di lapangan, kita kerja mulai dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam baru pulang,” ungkapnya. (rik)

share on:

Leave a Response