Awal November Kabupaten Mimika jadi Kabupaten Layak Anak

share on:
Ilustrasi Anak Anak Indonesia

Timika, HP

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) Alice Wanma mengatakan, pihakanya akan segera meluncurkan kabupaten layak anak di  Kabupaten Mimika. Rencananya, peluncuran Kabupaten Layak Anak akan dilakukan awal November.

“Kota layak anak adalah salah satu program dari kemenetriaan yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak,” kata Alice saat ditemui waratawan di Hotel Lawamena Selasa (9/10).

Alice mengatakan, dengan dijadikannya Kabupaten Mimika menjadi kabupaten layak anak  maka diharapkan angka kekerasan anak dapat ditekan serendah mungking. Mengingat tingkat kekerasan terhadap anak di Kabupaten Mimika masih sangat tinggi.

“Angka kekerasaan di Kabupaten ini sangat tinggi sekali di kabupaten ini dengan adanya louncung kota layak anak. Program program yang kami sudah rencanakan kami sudah jalankan akan menguraing kekerasan di Kabupaten Mimika,” kata Alice.

Selain meluncurkan Kabupaten layak anak di awal November juga pihaknya akan meluncurkan kampung keluarga  berencana. Ada beberapa kampung yang saat ini sudah dipilih oleh pihaknya dan nantinya akan diluncurkan menjadi kampung keluarga berencana adalah kampung Momako Jaya, Wania, Mimika Gunung , Ninabua  sama kampung Pomako Cenderwasih.

“Dari pusat sudah sampaikan kepada kami bahwa kami tidak boleh bilang kampung KB nanti orang punya asumsi yang lain. Jadi kami menyebutnya kampung keluarga berencana yang artinya keluaraga ini berencana, apa yang kita rencanakan  ke depan untuk keluarga.  Saya rencanakan di provinsi itu ada 23  tapi kita louncing dulu beberapa kampung dulu,” kata Alice.

Alice mengatakan  di kampung kampung yang sudah disebutkan tadi pihaknya akan membangun rumah kecil yang didalamnya nanti akan diisi dengan data data  masyarakar di kampung tersebut.

“Kenapa kita bilang data data semua ada di kampung karena data itu sangat penting  sebagai perencana kampung itu sehingga kita mau kampung lebih sejatera berarti harus ada data. Sehingga data data itu kita akan mencarikan solusinya untuk menyelesaikannya. Yang kita utamakan adalah  melahirkan keluaraga yang berkualitas yang artinya mereka mandiri dalam berbagai hal meliputi kesehatan, ekonomi dan lain-lain,” kata Alice. (sel)

share on:

Leave a Response