Bupati  Omaleng Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan OPD TA 2019

share on:
EVALUASI - Pimpinan OPD lingkup Pemkab Mimika saat mengikuti rapat evaluasi kegiatan TA 2019 yang dipimpin Bupati Eltinus Omaleng, Selasa (3/12). FOTO : Ryeno Guritno/HP

Timika, HP

Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng SE MH di damp[ingi oleh Wakil Bupati Johannes Rettob dan Sekda Marthen Paiding memimpin rapat evaluasi terkait kegiatan baik fisik dan non fisik yang dilaksanakan oleh masing-masing Organisasi Perangkat daerah (OPD) tahun anggran 2019 di ruang rapat pendopo rumah negara, Selasa (3/12). Dalam rapat evaluasi tersebut bupati meminta masing-masoing kepala OPD memaparkan hasil pelaksanaan kegiatannya selama tahun anggran 2019 sudah sejauh mana.

Dalam rapat evaluasi Bupati menekankan kepada OPD OPD inti antara lain Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan dan pertanahan, Dinas Pendidikan, badan Pendapatan daerah (Bapenda) dan Bagian Keuangan. Dari OPD OPD inti tersebut Bupati melalui rapat evaluasi tersebut ingin mendengarkan pemaparan terhadap kegiatan yang dilaksanakan sudah sejauh mana.

“Kita mau evaluasi berkaitan dengan kegiatan-kegiatan satu tahun berjalan ini, tiap pimpinan OPD siapkan dokumen yang bisa disampaikan kepada kami kira-kira sudah sampai berapa persen terutama di OPD inti,” ujar Bupati Omaleng kepada para pimpinan OPD yang hadir.

Bupati meminta semua OPD segera melanjutnya program pembangunan yang sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan. Dengan demikian Bupati meminta agar Desember ini harus sudah melakukan lelang dan sudah menjalankan kontrak-kontrak kerja sehingga pekerjaan secepatnya bisa dilaksanakan untuk mengejar ketertinggalan.

“Saya harap Desember ini harus sudah lelang dan teken kontrak, jangan lewat lagi. Anggran yang 51 miliar harus sudah lelang Desember ini, juga jalan SP2 SP5 anggaran 100 miliar juga harus sudah tender, tidak boleh lewat sampai Januari,” tegas Bupati Omaleng.

Kesempatan yagn sama, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob meminta pimpinan OPN agar kegiatan yang sudah dipercayakan di masing-masing OPD agar dipertanggung jawabkan secara fisik maupun keuangan. Pekerjaan-pekerjaan yang dilaksakan harus ada input data-datanya untuk dilaporkan.

“Ini sudah akhir tahun, kita harap jangan sampai ada kegiatan-kegiatan yang uangnya sudah sekian banyak diambil tapi laporannya masih nol persen. Atau ada uang yang sudah diambil 50 persen, tapi kegiatannya nol persen, kami tidak mau dengar yang namanya lupa menginput data,” tegas Wabup Rettob kepada para pimpinan OPD.

Wabup Rettob berharap agar tidak ada lagi laporan-laporan yang selalu baik kepada Bupati tetapi kenyataannya tidak begitu. Pihaknya berharap para pimpinan berlaku jujur terhadap progres pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab OPD masing-masing. “Saya minta jangan ada lagi dusta diantara kita, kami Saya dan pak Bupati itu tau banyak yang laporkan pekerjaan sudah jalan baik tetapi itu tidak ada dan kami minta kejujuran dari masing-masing OPD,” Ungkap Wabup. (reg)

share on:

Leave a Response