Dinkes Mimika Klaim Kasus HIV-AIDS Menurun

share on:
Yoan Tauran Foto : bur/HP

Timika, HP

Dinas Kesehatan (Dineks) Kabupaten Mimika mengklaim temuan kasus baru HIV-AIDS cenderung mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir.

Penanggung jawab program HIV-AIDS Dinkes Mimika, Yoan Tauran menyebut, temuan kasus baru pada 2017sebanyak 350, pada 2018 sebanyak 347 orang dengan pola penemuan kasus AIDS lebih tinggi dibanding HIV.

“Temuan kasusnya cenderung turun. Kalau di provinsi dulu kami (Kabupaten Mimika) ada di tiga besar, sekarang tidak lagi, sekitar rangking empat atau lima,” ungkap Yoan kepada wartawan, Rabu (22/5).

Tapi penting dicatat, dengan target cakupan pemeriksaan sama sebesar 41.118, capaian pada 2018 anjlok jauh. Pada 2017 capaian cakupan pemeriksaan HIV-AIDS masih di angka 37.668. Turun drastis tahun lalu ke angka 27.999.

Faktor sempat kosongnya reagen selama tiga bulan pada 2018, menurut Yoan jadi salah satu sebab. “Kalau Puskemas di kota sih selalu aktif, tapi sebagian Puskesmas di pedalaman kurang aktif, makanya tahun 2019 ini kita akan pertemuan dengan para Kapus,” kata Yoan.

Temuan HIV-AIDS pada 2018 tetap didominasi usia produktif, 25 sampai 29 tahun, yakni sebanyak 91 kasus. Pada kategori jenis kelamin, temuan kasus HIV-AIDS pada perempuan sebanyak 185 orang, lebih tinggi dari laki-laki sebanyak 162 orang.

Untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan HIV-AIDS, Dinkes Mimika menerapkan paket pemeriksaan komprehensif di Puskesmas. Pasien kunjungan malaria misalnya sekaligus akan menjalani screening TB, pemeriksaan HIV-AIDS dan hepatitis. Sejauh ini kebijakan tersebut baru diterapkan di Puskesmas Timika Jaya. (bur)

share on:

Leave a Response