Disperindag Mimika Musnahkan Barang Kadaluarsa

share on:
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, S. Sos, MM saat Memusnahan barang kadaluarsa/ Foto: Ricky/Harian Papua

Timika, HP

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Rabu (11/12) melaksanakan acara pemusnahan barang kadaluarsa yang disita selama tahun 2019 yang berlangsung dikantor Disperindag Kabupaten Mimika.

Hadir dalam Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, S. Sos, MM, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Mimika Bernadinus Songbes, Kepala Balai POM Timika Herianto Baan.

Kadisperindag Kabupaten Mimika Bernadinus Songbes mengatakan, ada beberapa hal yang perlu disampaikan terait kegiatan pemusnahan barang kadaluarsa, yang mana ratusan barang kadaluarsa yang akan dimusnahkan berdasarkan hasil sidak yang dilakukan selama 2 kali selama setahun, yakni pada saat menjelang hari raya lebaran dan menjelang hari raya natal dan tahun baru.

Ia menjelaskan, hasil sidak yang dilakukan berasal dari 5 Distrik di wilayah kota baik kios-kios kecil, dan toko kecil dan besar, supermarket indomarket di Distrik Miktim, Wania, Iwaka, Distrik Miru. Ia mengakui hingga saat ini pihaknya belum melakukan sidak di beberapa distrik jauh dari kota lantaran keterbatasan sarana dan prasarana.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah berupaya untuk melakukan sidak di beberapa distrik di wilayah pesisir dan pegunungan hanya saja keterbatasan.

“Kami lakukan sidak 2 kali dalam setahun di lima distrik didalam kota,” kata Songbes dalam sambutannya, Rabu (11/12).

Ia membayangkan, banyak barang kadaluarsa yang ditemukan di Timika apalagi di wilayah distrik yang jauh dari kota. Karena informasi yang diterima, barang kadaluarsa yang ada sering dijual oleh distributor kepada pengusaha untuk dijual untuk dijual.

Ia berharap agar pimpinan daerah bisa melihat kendala yang dihadapi oleh Disperindag agar kedepan kendala yang dihadapi bisa diakomodir.

Sementara itu Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, S. Sos, MM memberikan apresiasi kepada Disperindag yang mana telah menyita ratusan barang kadaluarsa yang ada di 5 distrik di wilayah kota. Hanya saja dirinya berharap agar perlu dilakukan perbulan dan juga dilakukan sidak di distrik di pinggiran, pesisir dan pegunungan, dengan tujuan untuk melindungi masyarakat Mimika dari barang kadaluarsa. (rik)

 

share on:

Leave a Response