Distrik Bisa Menjalankan Perannya Dalam Kemajuan Kampung

share on:
Slamet Sutejo Foto : Ryeno guritno/ HP

Timika, HP

Dalam hal kemajuan kampung pihak pemerintahan Distrik harus bisa menjalankan perannya jangan Cuma hanya menunggu dari dinas dalam menjalankan program-program untuk pemberdayaan dan pembangunan kampung. Kepala Distrik merupakan Koordinator penyelenggara pemerintahan dalam hal ini pembangunan dan juga pelayanan kepada masyarakat pada tingkat Distrik.

Dalam melihat permasalahan pendidikan serta kesehatan yang ada di kampung atau pada tingkat Distrik terlebih di pedalaman bahwa itu tidak hanya menjadi tanggung jawab dari Dinas terkait saja melainkan itu juga merupakan tugas dan tanggung jawab dari Distrik.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan tanggung jawab kita bersama, memang betul masalah kesehatan dan pendidikan merupakan tugas dari Dinas yang berkaitan, namun tidak menutup kemungkinan Distrik bisa mengambil peran dalam hal itu,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Mimika, Slamet Sutedjo saat di temui di Kantor Pusat Pemerintahan SP 3, Kamis (7/11).

Menurut Slamet memang secara spesifik bukan tugas dan tanggungjawabnya, namun jika ada permasalahan terhadap pelayanan itu, Distrik harus melaporkan itu dan juga berkoordinasi dengan dinas terkait atau pemerintah daerah terkait dengan permasalahan-permasalahan yang ditemui, sehingga segera direspon oleh Dinas terkait, karena jika dilihat dari geografisnya memang jaraknya lumayan jauh untuk bisa ditempuh, dan disitu Distrik memainkan perannnya untuk bisa membantu.

“Oleh karena, kita ingin kepala Distrik untuk selalu ada di tempat tugas, karena dengan selalu berada di tempat tugas maka akan lebih banyak problem dilapangan yang bisa dieksekusi, tanpa harus menunggu tindakan dari Pemkab. Jika ada problem Distrik bisa sesegera mungkin langsung mengambil tindakan untuk mempercepat pelayanan,” tuturnya.

Slamet menjelaskan Distrik harus bisa mengarahkan Kampung bisa membangun apa yang menjadi keluhan dari masyarakat yang ada di Kampung, oleh karenanya Distrik harus selalu mendampingi Kampung, sehingga apa yang menjadi Visa dan Misi Bupati dan Wakil Bupati bisa juga dibangun mulai dari kampung. Jangan sampai di Kabupaten Visi dan Misi lain, dan di Kampung berjalan lain dan di Distrik pun lain dan itu pastinya tidak ada yang berkesinambungan.

Lanjutnya permasalahan yang ada di Kampung seperti permasalahan pendidikan, kesehatan dan lainnya juga bisa diakomodir dari Kelurahan, mungkin tidak dalam setahun langsung diakamodir semua sekolah, namun bisa dilakukan bertahap. Jangan sampai ada permasalahan atau pelayanan kepada masyarakat ataukah untuk memperdayakan masyarakat harus menunggu dari dinas, sebenarnya tidak seharusnya, karena jika memang memungkinkan dari keluarahan atau Distrik bisa menangani itu.

“Memang, kita ketahui bahwa anggaran di Distrik masih terbilang kecil dan kita iakan hal itu,namun dengan adanya dana Desa yang ada pada setiap kampung, Distrik dapat melihat itu sebagai peluang untuk bisa membangun apa yang menjadi prioritas, untuk itu Distrik harus selalu mendampingi setiap kampung dalam menggunakan anggaran yang ada untuk kebutuhan yang menjadi prioritas di kampung yang berpeluang juga membantu Distrik dalam pelayanan, dan memang sebagai Distrik harus selalu mendampingi setiap kampung baik itu dalam perencanaan dan juga penggunaan anggaran dan untuk mengetahui itu kuncinya adalah selalu berada di tempat tugas,” jelasnya.

Slamet menambahkan Pemerintah melalui peraturan Bupati Nomor 12 tahun 2019 tentang pendelegasian kewenangan kepada Distrik itu sudah jelas dan Distrik dapat memainkan peran itu untuk meneruskan pelayanan dari pemerintah kepada masayarakat. (reg)

share on:

Leave a Response