Dua Dari Mimika Enam Putra Asli Papua Sukses Pakai Baret Merah

share on:
6 Prajurit Kopasus asli Papua yang telah selesai menjalani pendidikam komando Foto : Istimewa

Timika, HP

Sebanyak enam putra asli Papua resmi menjadi bagian dari Komando Pasukan Khusus (Kopasus) TNI-AD setelah menjalani pendidikan dan latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) di Batujajar Bandung Jawa barat, setelah dilaksanakan upacara penutupan pendidikan Komando angkatan 103 di Pantai Permisan Nusakambangan, Rabu (14/8).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) menyampaikan, pendidikan komando menerapkan mekanisme pendidikan dengan sistem gugur, artinya sepanjang pelaksanaan pendidikan bila peserta didik dinyatakan tidak sanggup melanjutkan pendidikan maka akan dikembalikan ke satuan awal.

Dikko-103 awalnya diikuti oleh 177 peserta, namun yang berhasil lulus menyelesaikan pendidikan sejumlah 150 peserta, dan 27 peserta tidak berhasil menyelesaikan pendidikan karena berbagai hal yang tidak mampu dipenuhi selama proses pendidikan. Dari peserta didik yang ada merupakan hasil seleksi yang sangat ketat dari seluruh Komando Utama (Kotama) TNI-AD di seluruh Indonesia termasuk Kodam XVII/Cenderawasih.

Sementara itu 6 Prajurit Papua yang telah selesai menjalani pendidikan dan pelatihan komando ke 103 diantaranya, Letda Inf Naftali Kawari asal Maria dei, Serui, Serda Donatus Boyou asal SP 1 Timika, Serda Alfons Manibui asal wosi Manokwari, Serda Firman Halomoan Naa asal aemaru tengah Sorong, Prada Muhamad Nurkrisna Putra asal SP 2 Timika, Prada Elton Sonyufu asal Depapre Jayapura.

Beberapa prajurit Kopasus asli Papua pernah dilantik saat menyelesaikan pendidikam di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XVII/Cendrawasih Ifar Gunung, Jayapura, yang mana pada saat itu Danjen Kopasus oleh Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) masih menjabat sebagai Kasdam Cendrawasih kala itu. (cr13)

share on:

Leave a Response