FKUB Mimika Adakan Rakerda

share on:

 

Timika, HP

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2019 untuk menyusun rencana kerja jangka pendek dan menengah selama masa bakti lima tahun ke depan. Rakerda FKUB tersebut berlangsung di Hotel Cendrawasih 66, Jumat (13/12).

Ketua FKUB Kabupaten Mimika Ignatius Adii mengatakan, capaian kerja FKUB dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) selama ini telah mencapai 90 persen.

Adii mengatakan, sebelum menyusun program, pihaknya meminta masukan dari Pemkab terhadap kehidupan umat beragama di Mimika. Tahapan awal yang telah dilakukan yakni evaluasi program, selanjutnya diskusi untuk menerima masukan para tokoh agama dari lima agama di Mimika serta tim penasihat dari Pemkab, dalam hal ini Bupati, Bappeda, Kesbangpol, Kesra, Kepolisian dan TNI.

“Evaluasi program itu telah dilakukan beberapa waktu lalu. Sekarang kami laksanakan Rakerda untuk menentukan rencana kerja jangka pendek dan menengah selama lima tahun selanjutnya,” kata  Adii saat ditemui disela-sela kegiatan Rakerda.

Selain itu, sebut Adii, FKUB juga meminta masukan tentang program Pemkab Mimika terkait kehidupan umat beragama di Mimika. Masukan ini disampaikan oleh Staf Ahli atas petunjuk Sekda Mimika terkait kebijakan Bupati yang bermuara pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan “Masyarakat Cerdas Aman Damai dan Sejahtera”. “Selain mendengar masukan dari Pemkab, FKUB Mimika juga menerima masukan dari FKUB Provinsi Papua yang disampaikan oleh Sekretarisnya,”  kata Adii.

Bappeda selaku perwakilan Pemkab Mimika akan memberikan materi tentang bagaimana menyusun rencana kerja.  “Berdasarkan masukan dari tim itu, menunjukan bahwa 90 persen program telah dilaksanakan FKUB Mimika,” ujarnya.

Adii mengatakan  saat ini juga telah disiapkan form sebagai panduan yang nantinya akan dikerjakan oleh 17 anggota FKUB. Karena itu, diharapkan untuk kerja jangka pendek akan fokus pada perayaan Natal dan Tahun Baru, Raker Kingmi pada 2 Februari 2020, Pesparawi bulan Juli, serta PON XX Tahun 2020 termasuk program-program lain yang telah ada. “Kami optimis bisa menjalankan semua program, tetapi optimis itu harus didukung oleh berbagai pihak. Intinya kita harus bersinergi,” tuturnya.

Adii menyebut program yang dibuat adalah bagaimana agar selalu terciptanya keamanan dan kedamaian di Kabupaten Mimika sehingga masyarakat sejahtera. Kesejahteraan tentunya ditandai dengan lancarnya pembangunan yang dilakukan Pemkab maupun kalangan swasta. Untuk menjamin kemajuan pembangunan, seluruh masyarakat harus mempunyai rasa memiliki, menjaga dan mencintai. “Keamanan itu tidak bisa menunggu dimulai oleh orang lain, tapi harus dimulai oleh pribadi masing-masing,”  kata Adii

Rakerda FKUB Kabupaten Mimika ini mengusung tema, “Melalui Rakerda FKUB, Kita Mantapkan Toleransi, Solidaritas dan Kerukunan Antar Umat Beragama Menuju Masyarakat Mimika yang Aman Damai dan Sejahtera”. (sel)

share on:

Leave a Response