Kampung Kaugapu Bangun Sekolah 300 Juta Dengan DD

share on:
Bangunan sekolah TK YPPK Terang Kristus yang dibangun menggunakan DD Foto : Ryeno guritno/ HP

Timika, HP

Kampung Kaugapu Distrik Mimika Timur (Miktim) Kabupaten Mimika melakukan pembangunan sekolah Taman kanak kanak (TK) dengan menggunakan anggran Dana Desa (DD) senilai 300 juta lebih. Anggaran tersebut diambil dari DD tahun 2018 tahap III senilai Rp 200 juta dan DD tahun 2019 tahap I senilai Rp 183 juta. Dibangunnya sekolah tersebut Kampung Kaugapu merupakan kampung yang pertama dari 133 kampung yang ada di Kabupaten Mimika menggunakan DD untuk membangun sekolah.

Kapala Distrik Mimika Timur (Miktim) Marike Warinussy saat ditemui usai acara peresmian gedung sekolah mengatakan bahwa alasan pembangunan sekolah tersebut dilakukan karena tempat atau gedung yang digunakan sebelumnya merupakan bekas dari gereja Katolik dan saat ini sudah tidak layak untuk digunakan. Dengan demikian masyarakat kampung bersepakat akan membangun gedung baru dengan menggunakan DD.

“Anak-anak disini itu semakin banyak dan mereka sangat antusias bersekolah sedangkan gedung yang lama sudah sangat tidak layak. Akhirnya warga kampung memiliki komitmen untuk memajukan pendidikan yang luar biasa ya akhirnya di bangunlah gedung batu tersebut,” kata Marieke di sela-sela peresmian, Selasa (10/9).

Marike mengungkapkan merasa bangga dan memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada masyarakat Kampung Kaugapu. Pasalnya Distrik Miktim merupakan Distrik ytang pertyama kali yang memiliki kampung yaitu kampung Kaugapu yang memanfaatkan DD untuk pembangunan dunia pendidikan dengan membangun gedung sekolah baru TK YPPK Terang Kudus Kaugapu.

“Ini merupakan hal yang luar biasa karena dari 12 Disrtik yang ada mungkin ini Distrik yang pertama yang menggunakan DD untuk pembangunan sekolah. Kami sangat apresiasi karena Kampung Kaugapu bisa memanfaatkan dengan baik penggunaan DD tersebut,” ungkapnya.

Marike berharap agar kampung-kampung lainnya yang ada di wilayah pemerintahan Distrik Miktim bisa mencontoh dengan apa yang sudah dilakukan oleh Kampung Kaugapu. Pasalnya selama ini kebanyakan anggaran DD digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana untuk mencari hasil laut untuk masyarakat seperti perahu fiber dan mesin jhonson.

“Saya berharap kampung-kampung lain bisa mencontoh kampung Kaugapi yang sudah memanfaatkan anggran DD dengan baik yaitu benar-benar untuk membangun kampung,”harapnya.

Marike menambahkan bahwa Kampung Kaugapu membuktikan bahwa anggaran DD tersebut memang diperuntukkan sesuai dengan fungsinya yang di perintahkan oleh Pemerintah Pusat yaitu untuk membangun kampung.

“Karena sekarang yang punya uang saat ini yaitu kampung tapi untuk di fokuskan seperti salah satunya  pendidikan, dan ini salah satu bukti yang diberikan oleh Kampung Kaugapu,” ujarnya.(reg)

share on:

Leave a Response