Kapolres Akui Ada Okum Aparat Milik Mobil Bodong

share on:

Timika, HP

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengakui ada oknum aparat TNI dan Polri di Mimika yang memiliki mobil bodong atau mobil tanpa dilengkapi surat-surat yang sah. Hal ini diketahui saat terjaring dalam operasi zebra 2019.

“Mobil bodong, kemarin kita sudah ungkap ada oknum yang terlibat disitu,  baik oknum TNI maupun Polri. Dan kita tidak pandang bulu terhadap  oknum tersebut.  Kita proses,” tegas Agung saat ditemui di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (5/11).

Kapolres menyebut ada dua unit mobil milik oknum aparat yang diamankan kepolisian setelah terjaring dalam operasi zebra 2019 yang dilakukan Satlantas Polres Mimika. Dua kendaraan  roda empat yang kini diamankan polisi tersebut tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan alias bodong.

“Kalau dia membeli tidak ada surat suratnya dan harganya dibawah standar, pasti itu penadahan. Kemarin oknum yang kita tahan kita akan tindaklanjuti, dari kepolisian ada satu  orang dan rekan kita dari TNI ada satu orang,” ungkapnya.

Kapolres Agung mengingkatan kepada  seluruh anggota TNI-Polri agar tidak  membeli mobil bodong, karena hal tersebut tentu akan merugikan diri sendiri. “Sebelumnya membeli mobil, harus menanyakan terlebih dahulu  dimana bukti surat suratnya, seperti  BPKB,” pesannya.

Kapolres Agung menegaskan, oknum aparat yang menggunakan mobil bodong dan  terjaring dalam razia   tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Oknum yang menggunakan kendaraan tanpa surat-surat, apapun alasannya patut dicurigai bahwa barang tersebut adalah hasil kejahatan, bisa pencurian dan bisa penggelapan. Terhadap yang bersangkutan, sekali lagi  kita ingatkan bisa dikenakan pasal penadahan, pasal 480 KUHP,” kata Agung. (sel)

share on:

Leave a Response