Kapolres Minta Maaf Penembakan di depan PN

share on:

Timika, HP
Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon menyampaikan permintaan maaf kepada warga Timika terkhusus kepada empat orang anggota PUK SPKEP SPSI PTFI yang terkena peluru karet dari anggota kepolisian di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika, Kamis (20/4).

Kapolres sendiri saat kejadian terpaksa ikut dievakuasi ke RSUD Mimika karena terkena peluru karet yang menembus sepatu dan melukai bagian tumit kirinya.

Selain lima orang yang terkena peluru karet, sebanyak tujuh personel polisi juga menjadi korban lemparan batu massa pendukung terdakwa Sdr. “Selaku aparat, kita minta maaf atas kejadian yang tidak diinginkan ini. Ini tidak akan terjadi kalau rekan-rekan pekerja tidak melanggar aturan. Atas apa yang terjadi ini, kita harapkan situasi tetap tenang, mari kita sama-sama menjaga Timika ini,” harap Victor.

Kapolres menegaskan, tindakan aparat kepolisian dalam kejadian ini sangat prosedural. Dimulai dengan imbauan kepada pekerja agar tidak menghalangi tugas polisi, sampai menyebutkan peraturan hukumnya. Namun ternyata tetap ada perlawanan dari massa pekerja.

Bahkan ada oknum massa yang mulai melempar batu dan kemudian direspon polisi dengan menembakkan gas air mata. Setelah diingatkan lagi, polisi mulai menembakkan peluru hampa. Namun karena tetap dilempari, polisi terpaksa menembakkan peluru karet dengan memantulkannya di tanah. “Langkah kita sudah sangat prosedural,” ujarnya.

Humas RSUD Mimika Luky Mahakena kepada wartawan menyebutkan, empat nama pekerja yang terkena peluru karet yakni Muhammad  Faidsal luka tembak pada bokong bagian kiri, Zainal Arifin luka tembak pada paha kanan bagian belakang, Pukuh Prihantono luka tembak bagian bawah lutut kiri, dan Andrian W Santoso luka tembak pada kaki kiri bawah lutut.

Luky mengatakan, Kapolres Victor sendiri harus menjalani operasi bedah tumit karena dikhawatirkan masih ada sisa benda sintetis di dalam lukanya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan tujuh polisi yang mengalami luka memar dan lecet akibat terkena lemparan batu, yakni Aiptu Satria, Bripka B Prawar, Brigadir Kartono, Brigadir Asraf Sangaji, Briptu Rangga, Bripda Hotben dan Brigadir Aleksander. (bur)

share on:

Leave a Response