Kelurahan Sempan Butuh Pembangunan Infrastruktur

share on:

Timika,HP

Kelurahan Sempan Distrik Mimika Baru pada Tahun 2018 ini masih membutuhkan pembangunan infrastruktur.

“Kelurahan kami ini paling membutuhkan pembangunan jalan karena sudah semakin banyak penduduk baru dan bangunan sekolah-sekolah, gereja dan masjid,” ujar Kepala Kelurahan Sempan, Lukas Muyapa, Sabtu (10/3) di Jalan Cenderawasih.

Kata dia, sebagai kelurahan yang sedang berkembang dengan bertambahnya populasi penduduk serta mulai dibangunya sarana umum yakni sekolah-sekolah dan rumah ibadah, pemerintah diharapkan bisa mengakomodir usulan dari Kelurahan Sempan untuk pembangunan sarana jalan.

Usulan untuk pembangunan jalan ini tetap diharapkan bisa direalisasikan tahun ini. Karena, usulan yang sama sudah dimasukkan setiap tahun dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat kampung dan kelurahan maupun tingkat distrik.

Kelurahan Sempan kata Lukas, sudah membangun jembatan pada tahun 2017 lalu dengan menggunakan alokasi Dana Desa yang mengubungkan lorong dari satu RT ke RT lainya.

Menurut Muyapa,selain telah membangun jembatan, melalui Dana Desa, kelurahan juga sudah membangun pagar kantor kelurahan sampai membiayai kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti kegiatan PKK dan Karang Taruna.

Sedangkan untuk membangun jalan,dia berharap bisa didukung oleh Dinas Pekerjaan Umum karena anggaran yang dibutuhkan tentu saja tidak sedikit.

“Tahun 2017 saya minta pembangunan ke TK Bhayangkari, sudah direalisasikan, itu kan satu tahun.Satu kali dibangun, syukur, kalau tahun ini. Kami minta Jalan Mente itu di tailing karena ada gereja dan sekolah.Begitu juga dengan jalan Horonimus Taime ini kalau perlu di tailing atau di aspal karena ada dua sekolah, gereja, dan pelayanan kesehatan disana,” jelasnya.

Diperlukannya pembangunan jalan ini tambah Lukas, akan menjadi jalan alternatif jika jalan utama di Pasar Damai ditutup karena didepan Pengadilan Negeri ditutup. Jika dibangun jalan alternatif ini, maka masyarakat bisa menggunakan jalan ini.

“Kita tidak tuntut, tidak paksa, program sudah kita naikkan, kalau diakomodir, syukur, bukan kita kelurahan Sempan saja tapi semua butuh pembangunan,” imbuh Lukas. (ina)

share on:

Leave a Response