Kembangkan Seni Budaya, Disparbudpor Mimika Gelar Lomba Seka

share on:

Timika,HP

Dalam rangka mengembangkan kesenian serta kebudayaan setempat, Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpor) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan lomba seka yang diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat. Kegiatan diselenggarakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (29-30/11) dilapangan Gelael, dan dibuka secara langsung oleh Asisten III Nikolaus Kuahati.

Nikolaus Kuahati dalam sambutannya mengatakan, Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk karena memiliki keragaman budaya dengan latar belakang suku bangsa yang berbeda.

Keragaman budaya Indonesia memiliki lebih dari ribuan suku bangsa yang bermukim di wilayah yang tersebar di ribuan pulau dari Sabang sampai Merauke.

“Adanya keragaman budaya di Indonesia merupakan sebuah potensi yang perlu dimanfaatkan agar dapat mewujudkan kekuatan yang mampu menjawab berbagai tantangan saat ini, seperti melemahnya budaya lokal sebagai bagian dari masyarakat” ujarnya.

Oleh karenanya, Kuahati mengatakan keragaman budaya merupakan suatu keunggulan dan modal dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih maju harus dilestarikan.

Ia menjelaskan, Provinsi Papua sebagai salah satu daerah di Indonesia memiliki kekayaan kesenian dan kebudayaan yang sangat beragam dan unik, tentunya mendorong semua pihak untuk melestarikannya dan memperkenalkannya secara lebih luas, yang diharapkan nantinya dapat meningkatkan animo masyarakat dari daerah luar untuk datang berwisata di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.

“Kesadaran untuk terus mengembangkan dan melestarikan seni daerah pada hakekatnya bukan hanya tanggungjawab satu pihak namun tanggungjawab kita bersama. Baik seniman, budayawan, masyarakat dan pemerintah,” paparnya.

Tujuannya selain sebagai wujud penghargaan dan kecintaan kita terhadap kesenian dan budaya yang merupakan warisan para leluhur, juga agar kesenian dan kebudayaan daerah yang ada di Mimika tetap lestari dan tahan terhadap terpaan globalisasi.

“Saya berharap agar kita selalu aktif dalam memprakarsai upaya-upaya pengembangan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Mimika dengan meningkatkan penyelenggaraan pentas seni dan budaya daerah, mengembangkan seni dan budaya yang kreatif dan menarik tanpa melupakan nilai-nilai dari budaya itu sendiri dan mengenalkan seni dan budaya kepada masyarakay yang ada di lingkungan sekitar,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan 3 juri baik dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga maupun praktisi kebudayaan. Mereka adalah Dominggus Kapiyau, Stefanus Rahangiar dan Valentina Kemong.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan ini, Roserdam Purba, mengatakan tujuan kegiatan ini untuk melestarikan budaya lokal, memperkenalkan budaya baik daerah maupun luar daerah dan mempromosikan tarian seka di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

“Kita menggelar kegiatan ini dengan tujuan untuk mengembangkan minat kalangan pelajar untuk mencintai dan melestarikan budaya lokal sehingga tidak hilang oleh perkembangan zaman yang semakin canggih,” paparnya.

Dikatakan, bahwa peserta yang hadir sebanyak 135 pelajar dari 4 sekolah SMP dan 5 SMA/SMK 4 SMP yang mengikuti lomba seka ini berasal dari SMP Negeri 2, SMP Yosua, SMP Sentra Pendidikan dan SMP Negeri 4.

Sementara 5 SMA/SMK adalah SMA Negeri 1 (2 group), SMK Santo Yohanes Don Bosco, SMA Negeri 3, SMA Negeri 6 (2 group) dan SMA Tunas Bangsa. Masing-masing gruop dari tiap SMP-SMA/SMK terdiri atas 15 orang. (Zhu)

share on:

Leave a Response