Masyarakat Mimika Dimbau Tidak Terpengaruh Isu Politik

share on:
Arnold Ronsumre Foto : Ryeno guritno/ HP

Timika, HP

Melihat situasi politik yang memanas yang membuat suasana di Ibu kota Jakarta terjadi kerusuhan,  Tokoh masyarakat Kabupaten Mimika Arnold Ronsumre mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Mimika agar tidak terpengaruh terhadap isu-isu politik yang terjadi di Ibukota.

Pasalnya hal tersebut hanya memjadikan perpecahan di masyarakat dan menimbulkan korban di masyarakat juga.

“Kepada seluruh masyarakat Mimika kita jangan ikut-ikutan. Sebab keputusan yang diputuskan merupakan hasil perjuangan kita bersama maka sekarang saatnya kita kembali bersatu bukan malah saling menghancurkan,” kata Arnold saat ditemui di kediamannya, Rabu (22/5).

Menurut dia, pesta demokrasi dan perjuangan rakyat sudah selesai delaksanakan dan selanjutnya marilah bergandengan tangan kembali untuk membangun daerah ini. Pesta demokrasi bukan untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah tetapi untuk memilih pemimpin yang benar-benar dipilih oleh rakyat.

“Marilah kita hargai hasil pemilu ini bukan terus saling menghancurkan. Yang terpilih adalah pilihan rakyat mari kita dukung untuk membangun daerah ini. Jika tidak puas dengan hasil pemilu ada jalur dan mekanismenya dan itu diberikan kesempatan,” tuturnya.

Arnold berpesan agar masyarakat Kabupaten Mimika toleransi antar umat beragama sangat kuat. Hal tersebut terbukti saling menghargai agama satu demgan yang lain. Oleh sebab itu janganlah toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mimika dihancurkan dengan kepentingan politik.

“Mimika ini toleransinya tidak bisa diragukan lagi. Isu apapun tidak bisa menghancurkan toleransi di Mimika, maka marilah kita jaga bersama toleransi ini jangan sampai terpengaruh isu apapun apalagi isu yang di timbulkan dari politik,” ujarnya.

Arnold mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan dalam hal ini TNI/Polri di mana dalam pesta demokrasi Mimika selalu di nilai zona merah dan rawan konflik, maka sekaran bisa dibuktikan bahwa pemilu di Mimika aman dan damai.

“Terima kasih kepada TNI/Polri yang katanya Timika adalah daerah yang rawan di atas rawan tetapi mana kita buktikan masyarakat Mimika memiliki toleransi yang tinggi dan cinta damai,” ungkapnya.

Arnold menambahkan kepada masyarakat Mimika yang pengguna Media Sosial agar berhati-hati dalam ber Medsos. Berfikirlah terlebih dahulu sebelum mengeluarkanstatus di medsos karena dengan menyebarkan berita-berita hoax akan rawan terjadinya konflik.

“Bijaklah dalam menggunakan Medsos, saring sebelum Shar. Jika anda tidak bijak konsekwensi hukum akan menunggu anda,” ujarnya. (reg)

share on:

Leave a Response