Pangkostrad TNI Kunjungan Kerja ke Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad

share on:
Caption: Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan beserta rombongan saat memasuki Mako Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad. Foto: Evan Soenarie/HP

Timika, HP

Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) TNI Letjen TNI Besar Harto Karyawan menggelar kunjungan kerja ke Batalayon Infanteri (Yonif) 754/ENK/20/3 Kostrad, Kamis (14/3/2019).

Kedatangan rombongan Pangkostrad di markas komando (mako) Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad disambut dengan penghormatan oleh Danyonif 754/ENK/20/3 Kostrad, Mayor (Inf) Dodi Nur Hidayat, yang kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kesatrian Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad. Selanjutnya, Pangkostrad beserta ibu menerima pengalungan cinderamata khas Papua.

Rombongan disambut tari-tarian daerah Papua yang dibawakan ibu-ibu Persit KCK ranting 2 Yonif 754 cabang XXXII Koorcab Divif 3 Kostrad, yang dilanjutkan dengan sambutan yel-yel prajurit. Mengikuti tradisi yang ada, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan kemudian diarak oleh prajurit hingga ke pintu Mako Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad.

Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan dalam arahannya kepada prajurit mengungkapkan rasa kebanggaannya terhadap prajurit Kostrad yang ada di Timika. Menurutnya, sebagai prajurit Kostrad, harus bisa mengetahui filosofi Kostrad serta mampu mengasah cakra dalam diri.

“Sebagai prajurit Kostrad, harus bisa menjaga fisik dengan baik, agar bisa senantiasa siaga dalam menjalankan tugasnya. Prajurit Kostrad harus memiliki kemampuan dasar setiap prajurit Kostrad. Prajurit Kostrad harus mahir dalam nafigasi. Prajurit Kostrad harus mahir menembak dalam medan serta kondisi apapun. Prajurit Kostrad harus mempunyai kemampuan bela diri yang hebat, serta harus memiliki kualifikasi yang handal sebagai prajurit Kostrad,” tuturnya.

Juga disampaikan kepada prajurit yang hadir untuk senantiasa menjadi pribadi yang santun sehingga bisa dicintai oleh semua kalangan masyarakat. Mampu memancarkan kekuatan Cakra kepada semua orang, sehingga bisa menjadi seorang prajurit yang disegani dan disukai oleh masyarakat.

“Jadilah prajurit Kostrad yang mampu mengajak masyarakat untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi serta mengakui kedaulatan NKRI,” imbuhnya.

Usai kegiatan, Pengkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan menerima cinderamata dari Komandan Brigif 20/IJK/3 Kostrad, Kolonel Inf Charles Binsar Parulian Sagala, serta Komandan Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad, Mayor Inf Dodi Nur Hidayat. Selanjutnya, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan juga menyerahkan cinderamata kepada Komandan Brigif 20/IJK/3 Kostrad, Kolonel Inf Charles Binsar Parulian Sagala, serta Komandan Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad, Mayor Inf Dodi Nur Hidayat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Sebagai tanda mata, dilakukan penanaman pohon mangga super sebanyak empat pohon oleh  Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan beserta Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad, Ibu Tari Besar Harto Karyawan, dan Pangdivif 3 Kostrad, Mayjen TNI Ahmad Marzuki beserta Ketua Persit KCK Koorcab Divif 3 PG Kostrad, Ibu Ahmad Marzuki.

Turut hadir dalam rombongan, Letjen TNI Besar Harto Karyawan (Pangkostrad), Ibu Tari Indriyani (Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad, Ibu Tari Besar Harto Karyawan), Mayjen TNI Ahmad marzuki (Pangdiv III/Kostrad), Ibu Ayu Chandra Febiola ( Ibu Pangdiv III/Kostrad), Kolonel Czi Arif Hartoto (Asren Kostrad), Ibu Intan Idrian Sari (Ibu Asren), Kolonel Inf Bayu Permana (Asintel Kaskostrad), Ibu Susi Sugandi (Ibu Asintel), Kolonel Inf Elkines Villando Ewangga (Asops Kaskostrad), Ibu Indah Yuliarti (Ibu Asops), Kolonel Czi Achmad Yussa (Kazi Kostrad), Mayor Inf Reynaldy Herbowo (Kaspri), Serda Ariansyah (ADC Pangkostrad), Serda (K) Gina (ADC Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad, Ibu Tari Besar Harto Karyawan). (CR12)

share on:

Leave a Response