Pembangunan Jalan  Lingkar Luar 2020 Masuk Tahap Satu

share on:

Timika, HP

Dalam perencanaan pembangunan jalan lingkar luar di Kabupaten Mimika yaitu lingkar luar jalan Mil 32 sampai Ayuka dan lingkar luar Poumako lintas SP 6 tahun 2020 masuk tahap pertama. Pada pembangunan tahap pertama tersebut sudah direncanakan untuk tahun anggaran 2020  oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan menggunakan APBD tahun 2020.

“Tahap satu kita masuk mulai dari KM 32 sampai dengan Gorong-gorong dulu, kita pakai jalan yang sudah ada yaitu punya Freeport,” kata Kepala Dinas PUPR Dominggus Robert Mayaut usai mengikuti apel pagi di lapangan kantor pusat pemerintahan,Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika Senin (20/1).

Robert menjelaskan pada pembangunan tahap satu dari km 32 sampai Gorong-gorong tersebut pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama pihak Freeport untuk melakukan pemindahan terhadap tiang saluran listrik tegangan tinggi (Sutet) milik Freeport yang ada disepanjang jalan tesrebut. Bukan hanya tiang-tiang tersebut saja yang akan dipindahkan termasuk gardu-gardu listrik yang ada disepanjang jalan tersebut juga harus di pindahkan.

Lanjut kata Robert , bahwa pihak Freeoprt sebelumnya sudah memilki perencanaan akan melakukan pemindahan sampai dengan tahun 2021 mulai dari bawah sampai Mill 21. Tetapi pihak pemkab Mimika menyampaikan bahwa akan membangun lingkar luar dari Km 32 hal tersebut masih tunggu koordinasi dari pihak Freeport,  apakah rencana Freeport akan dipercepat masih dikoordinasikan kembali.

“Kami sudah rapat dengan Freeport dan Puncak Jaya Power (PJP) mereka lagi susun mereka punya rencana dulu untuk memindahkan sutet dan gardu listrik yang ada disitu. Sebenarnya Freeport sudah ada rencana juga tapi belum tau juga karena ini proyek pemerintah apakah mereka mau percepat pemindahan masih di koordinasikan. Apalagi pekerjaan itu merupakan pekerjaan resiko tinggi karena ada juga kabel bawah tanah,” jelasnya.

Terkait anggaran pembangunan lingkar luar Robert mengungkapkan akan menyesuaikan dengan panjang jalan dan perkembangan inflasi nantinya. Tetapi dalam rangka membuka akses lingkar luar tersebut sebenarnya sejalan dengan program Freeport untuk memindahkan sutet tersebut hanya pemerintah Kabupaten memulainya lebih cepat.

“Anggarannya ya,  sekitar Triliunan karena panjang jalannya sampai ke Poumako ada 20 Km jadi ya memang segitu anggarannya karena dilihat dari panjang jalannya,” ungkapnya.

Robert menambahkan bahwa perencanaan jalan lingkar luar terebut sudah dilakukan dari dua tahun yang lalu. Jadi semua sudah direncanakan dengan baik dan akan dilakukan pembangunan sebaik mungkin.

“Misalnya nanti melewati hutan bakau dibangun jalan layang supaya tidak merusak ekosistem. Seperti yang ada di Jayapura,” ujarnya.(reg)

 

 

 

share on:

Leave a Response