Pemdis Mimika Barat Gelar Nikah Massal dan Cetak Akte Kelahiran

share on:
PIMPIN - Kadistrik Mimika Barat Christian Warinussy dan Kasie Pencatatan Perkawinan Perceraian Pengakuan dan Pengesahan Anak Disdukcapil Mimika, Nely S Bane, saat memimpin proses nikah massal di aula Kantor Distrik Mimika Barat, Kokonao, Selasa (21/8)./ Foto : Husyen Abdillah/HP

Kokonao, HP

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73, Pemerintah Distrik (Pemdis) Mimika Barat sukses menggelar nikah massal dan pencetakan akte kelahiran di Aula Kantor Distrik Mimika Barat, Kokonao, Selasa (21/8) siang. Nikah massal itu diikuti 17 pasangan suami istri (pasutri) dan pencetakan 40 akte kelahiran bagi anak-anak di Distrik Mimika Barat.

Sebanyak 17 pasutri itu di antaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga yang berdomisili di Kokonao dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama Pemerintah Distrik Mimika Barat dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika.

Nampak hadir dalam acara tersebut, Kepala Distrik Mimika Barat Christian Warinussy SSos bersama stafnya,  para kepala kampung, Bamuskam, tokoh masyarakat dan para saksi. Sementara utusan Disdukcapil Mimika yakni Nely S Bane selaku Kepala Seksi Pencatatan Perkawinan Perceraian Pengakuan dan Pengesahan Anak, Mateus Pihiwi SIP selaku Kasie Pencatatan Kelahiran, serta Yordan Badelwaer staf pada Seksi Pencatatan Sipil.

Dalam sambutannya, Kepala Distrik Mimika Barat Christian Warinussy mengatakan, kegiatan nikah massal dari 17 pasangan dan pencetakan akte kelahiran sebanyak 40 anak merupakan inisiatif Pemerintah Distrik Mimika Barat dan Disdukcapil Mimika sebagai rangkaian kegiatan perayaan HUT RI ke-73.

“Kegiatan nikah massal dan pencetakan akte ini sangat penting bagi warga. Sebab, saat ini semua persyaratan administrasi bagi anak-anak untuk melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi membutuhkan kelengkapan syarat seperti surat nikah sipil orangtua serta akte kelahiran. Karena itu, momen ini sangat penting yang semestinya dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkpanya.

Christian mengakui, sebenarnya nikah massal awalnya lebih dari 40 pasutri yang ikut. Namun karena ada syarat lain khususnya syarat dari gereja belum lengkap, sehingga yang memenuhi syarat hanya 17 pasutri.

Christian berharap tahun-tahun mendatang bisa lebih banyak lagi pasutri yang ikut nikah massal. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Disdukcapil Mimika yang telah bersedia dan mau datang langsung ke ibukota distrik untuk menggelar kegiatan tersebut. “Saya harap buku nikah dan akte ini disimpan baik, karena itu salah satu surat untuk penting untuk kebutuhan dalam mengurus administrasi pribadi maupun anak dikemudian hari,” pesannya.

Christian menambahkan, selain kegiatan nikah massal dan pencetakan akte kelahiran, sebelumnya Pemerintah Distrik Mimika Barat juga menggelar upacara HUT RI ke-73 pada Jumat (17/8) lalu, malam resepsi serta laga eksebisi antara Persemi All Star versus Persiko Kokonao yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kokonao, Selasa (21/8) sore. Laga tersebut dimenangkan Persiko Kokonao dengan skor 2-1. (opa)

share on:

Leave a Response