Pemkab Mimika Akan Berhentikan ASN Mangkir Kerja

share on:
 Marthen Paiding / Foto : Ryeno Guritno/HP

Timika, HP

Selain melakukan penertiban terhadap pegawai honorer melalui validasi ditahun 2020, Pemkab Mimika juga akan memberhentikan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak menjalankan tanggung jawabnya (mangkir) kerja sebagai ASN dilingkup Pemkab Mimika. Hal tersebut untuk meningkatkan kedisiplinan dan pemberikan ketegasan agar ASN lainnya menjalankan tugas dan tanggung jawab setiap harinya.

“Pasti ada yang akan diberhentikan, namun itu menjadi wewenang dari Pimpinan dalam hal ini Bupati Eltinus Omaleng, kami sebagai pembantu beliau hanya bisa menelaah saja,” ungkap Pj Sekda Mimika, Marthen Paiding saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/1/2020).

Marthen menegaskan, pihaknya akan membantu Bupati untuk memberikan gambaran mana harus diberhentikan, mana yang harus diberikan pembinaan maupun teguran. Pasalnya berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil itu sudah harus dipecat jika mangkir selama 56 hari.

“Jumlah ASN yang mangkir tercatat ada sebanyak 208 orang, dan rata-rata memiliki lama mangkir yang berbeda-beda, yang jelasnya prosesnya akan diselesaikan Tahun 2020,” kata Marthen.

Marthen menambahkan bahwa kedisiplinan pegawai menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu dalam beberapa kesempatan Pemkab Mimika terus memberikan perhatian terhadap masalah ini.

“Pada tahun 2019 lalu, Pemkab Mimika telah melalui inspektorat dan intansi terkait telah turun langsung ke setiap OPD untuk mengecek kehadiran pegawai termasuk pegawai honorer,” ujarnya. (reg)

share on:

Leave a Response