Polsek Miru Tahap Dua Kasus Penganiayaan Nawaripi Dalam

share on:
Tersangka saat diserahkan ke Kejaksaan Negeri Mimika Foto : Istimewa

Timika, HP

]
Kepolisian Sektor Mimika Baru, Jumat (11/10) melakukan penyerahan tersangka PO dan barang bukti kepada pihak Kejaksaan Negeri Mimika atas kasus penganiayaan di jalan Nawaripi dalam, pada awal bulan Juli lalu terhadap Ronaldus Tarus.

Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Andi Suhidin, SH mengatakan, pihaknya melakukan tahap 2 atau penyerahan ke pihak Kejaksaan baik tersangka PO dan barang bukti sangkur yang disisipkan tersangka di pinggang.

“Iya, jadi hari ini kita tahap dua kasus penganiayaan di Nawaripi dalam,” kata Andi saat ditemui wartawan di tempat kerjanya, Jumat (11/10).

Penyerahan tersebut diterima langsung oleh pihak JPU Habibie Anwar, SH setelah melakukan pemeriksaan kesehatan. “Diterima langsung oleh JPU,” kata Andi.

Tersangka dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP “Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah”.

Kejadian bermula saat tersangka, pada hari Selas(2/7) sekira jam 13.00 WIT bertempat di Jalan Nawaripi dalam Timika, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka usai mengkonsumsi miras jenis sopi di Jalan Nawaripi.

Tersangka yang melihat korban yang sementara duduk diatas motor, kemudian tersangka memanggil korban. Korban yang tidak mengetahui niat jahat tersangka datang menghampirinya.

Tersangka juga berjalan mendekati korban dan langsung menikam korban di bagian perut menggunakan sangkur yang disisipkan dipinggangnya. Tikaman pertama tidak mengenai tubuh korban, tersangka menghubungkan sangkur yang dipegangnya untuk kedua kalinya dan ditepis oleh korban hingga menyebabkan korban mengalami luka pada telapak tangan.

Usai kejadian, korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian, selanjutnya tersangka usai melakukan kejadian tersebut melarikan diri ke rumahnya. Beberapa saat pelaku dijemput oleh Polisi. (Rik)

share on:

Leave a Response