Pra Technical Meeting III Pesparawi XIII, Wabup Rettob : Momentum Evaluasi Menyeluruh

share on:
BUKA - Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan sambutan  saat membuka kegiatan Pra Technical Meeting III Pesparawi XIII se-Tanah Papua di Hotel Horison, Timika, Kamis (13/2). Foto : Marsel Balawanga/HP

Timika, HP

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa Pra Technical Meeting III adalah momentum untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan mengenai persiapan Pesparawi XIII se-Papua agar nantinya dalam pelaksanaan dapat berjalan dengan baik.

“Pra Technical Meeting III bisa memberikan evaluasi besar kepada semua kita untuk bisa melaksanakan secara baik. Sehingga dalam pelaksanaan nanti, sebagai tuan rumah kami tidak mau ada persoalan. Apa saja yang masih kurang, sampaikan kepada panitia biar panitia menyampaikan kepada pemerintah daerah untuk   membuat yang terbaik dalam menerima bapak-ibu di kabupaten ini. Inilah kesempatanya untuk evaluasi secara keseluruhan,” kata  Wabup John Rettob dalam sambutannya saat membuka kegiatan Pra Technical Meeting III Pesparawi XIII se-Papua di Hotel Horison, Timika, Kamis (13/2).

Wabup Rettob mengatakan, sejak awal Kabupaten Mimika ditentukan menjadi tuan rumah Pesparawi XIII pda tiga tahun lalu di Kabupaten Kaimana telah menuai pro dan kontra, karena situasi keamanan Kabupaten Mimika pada waktu itu. Namun sebagai pimpinan di daerah ini, Wabup Rettob memberikan jaminan kepada semua peserta Pra Technical Meeting III Pesparawi XIII bahwa Mimika  adalah kabupaten yang sangat aman untuk pagelaran akbar Pespawari XIII.

“Timika itu artinya tiap minggu kacau, tapi saya jamin kepada bapak-ibu bahwa di sini  Mimika aman. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh panitia untuk buktikan bahwa Mimika sangat aman dan kondusif. Kita harus buat yang terbaik, bahkan bertaraf intrenasional. Dari sisi kualitas kita harus buat lebih baik,” kata Wabup John Rettob.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Pra Technical Meeting III di Mimika, I Nyoman Putu Arka melaporkan lingkup kegiatan ini sejalan dengan tema, sub tema dan moto Pesparawi XIII se-Tanah Papua.

Tema Pesparawi XIII adalah ‘Aku Hendak Menyanyi Bagi Tuhan Selama Aku Hidup (Maz 104:33a). Sub tema ‘Dengan Semangat Pra Teknikal Meeting III Kita Wujudkan Sukses Pelaksanan Pesparawi  XIII se-Tanah Papua di Kabupaten Mimika Tahun 2020″.

Sedangkan Moto Pesparawi XIII adalah ‘Dari Mimika untuk Kedamaian Indonesia dalam Semangat Eme Neme Yauware (Bersatu, Bersaudara dan Membangun).

Nyoman menyebutkan poin penting yang dibicarakan dalam  Pra Technical Meeting III yakni menerima penyerahan serta kelengkapan admintsrasi tiap peserta yang akan mengikuti Pesparawi XIII, mengetahui kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan, meningkatkan pemahaman tentang musik gereja yang akan diperlombakan. Kemudian mengetahui kesiapan Panitia Pesparawi di Mimika,  memahami tata cara penggunaan barcode bagi perseta dan pengenalan Liasion Officer (LO) tiap kontingen kabupaten/kota, pencanangan siap menyukseskan Pesparawi XIII Tahun 2020 bersama panitia, pemerintah daerah, Forkompinda dan masyarakat,  meninjau tempat tinggal kontingen dan tempat lomba, serta melaksanakan pengundian nomor urut tampil.

Nyoman juga menyampaikan bahwa pelaksanaan technical meeting hari pertama, Kamis (13/2), selain ibadah bersama dan pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan kebijakan berwawasan lingkungan.

Pada hari kedua, Jumat (14/2) ini, dilakukan pemaparan dan seminar musik gereja serta paparan akhir Panitia Pesparawi secara teknis oleh masing-masing bidang tentang persiapan.

Hari terakhir, Sabtu (14/2) besok, akan dilakukan pencanangan sukseskan Pespawari XIII di Mimika, meninjau tempat tinggal kontingen dan lomba, pengenalan, sosialisasi penggunaan barcode, pengundian nomor urut tampil, dan penutupan.

Kesempatan itu, Ketua LPPD Provinsi Papua Constant Karma dalam sambutannya   menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Wabup Johannes Rettob yang telah memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pesparawi XIII di Mimika.

Mantan Penjabat Gurbernur Papua ini menyatakan bersyukur karena dalam pandangan LPPD, panitia telah bekerja keras dan maksimal dalam menyukseskan pelaksanaan Pesparawi XIII di Mimika.  “Dalam menjalakan satu pekerjaan ada banyak tantangan dan  habatan tetapi saya  menyampaikan terima kasih banyak  karena semuanya teratasi dengan baik. Banyak masalah berarti  satu langkah maju bukan mundur.  Panitia sudah bekerja keras dan cerdas, kita semua peserta juga harus mempersiapkan diri dengan baik,” tandasnya.

Constant Karma menambahkan bahwa bukan hanya kesuksesan Pesparawi XIII, dirinya juga mengharapkan 42 kabupaten/kota di Papua dan Papua Barat juga mendukung sepenuhnya Mimika sebagai tuan rumah PON XX Papua.

Sementara itu, Ketua Umum LPPD Papua yang juga Sekda Provinsi Papua Barat, Nataniel D Mandacan mengatakan Pesprawi sudah menjadi komitmen anak-anak Papua sebagai wadah pemersatu dan forum memuji dan memuliahkan Allah.  “Pesparawi menjadi ajang pemersatu dan persatuan kita. Lewat Pesparawi kita diminta untuk menjaga kebersamaan di tanah leluhur ini. Jangan terpecah belah. Semua ini tujuannya selain memuliakan Allah, juga untuk mengantarkan kita kepada hidup yang lebih baik,”  ungkapnya.

Nataniel mengatakan, Pesparawi dan Pesparani (khusus Katolik) merupakan dua kegiatan kerohanian yang tujuannya untuk merangkul anak-anak Tuhan agar tetap menjadi satu dalam mengimani Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. “Papua Barat akan menghadirkan 13 LPPD (kontingen) pada Juni nanti. Dari 12 kategori lomba, ada yang mengikuti 3,4,5 mata lomba, sementara ada yang ikut semuanya,” ungkapnya.

Nataniel menyebut, Pesparawi XIII juga sebagai ajang mempersiapkan Papua dan Papua Barat pada Pesparawi Nasional Tahun 2021 di Yogyakarta. “Mari bernyanyi dan memuji Tuhan. Menang atau kalah ada ditangan Tuhan. Kalau kita memuji Tuhan dengan hati yang tulus, Ia akan memberikan kita kemenangan. Mari bersama kita belajar dari kekurangan-kekurangan yang ada agar semakin lebih baik,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Papua, Pendeta Amsel Yoel mengatakan melalui penyelengaraan Pesparawi XIII, kemulian Tuhan akan turun dan memberkati tanah Mimika.  “Seluruh jajaran Kementerian Agama menyampaikan terima kasih kepada LPPD dua provinsi atas dukungannya sehingga Mimika bisa dipersiapkan menjadi tuan rumah. Kami akan terus memberikan dukungan positif. Ciptakan suasana Papua yang rukun dan damai, sehingga akan selalu menjadi berkat bagi kita dan orang lain di sekitar kita,” ucap Pendeta Amsel. (sel)

share on:

Leave a Response