Razia Tempat Produksi dan Penjual Milo, Polisi Amankan 5 Orang

share on:
Anggota Polres Mimika saat mengamankan minuman lokal setelah diproduksi Foto : Istimewa

Timika, HP

Kepolisian Resor Mimika melakukan razia terhadap dua lokasi yang diduga sebagai tempat memproduksi dan menjual miras yakni di jalan jalan Kaimana dan di belakang Kehutanan, dan berhasil menyita puluhan miras yang dikemas didalam plastik, Selasa (3/9).

Pihak Kepolisian selain berhasil menyita puluhan liter milo, juga berhasil mengamankan sebanyak 3 orang di jalan Kaimana jalan Belibis, dan menyita puluhan liter milo dan mengamankan dua orang di belakang kehutanan di jalan Yos Soedarso.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S. IK. MH, Selasa (3/9) mengatakan, razia tempat memproduksi dan penjualan miras berdasarkan adanya informasi dari warga karena merasa resah dengan adanya penjualan miras tersebut, juga dalam rangka cipta kondisi pasca aksi unjuk rasa yang dilakukan di halaman kantor DPRD yang berujung ricuh.

Menurut dia, timbulnya suatu masalah sering kali disebabkan oleh miras, yang mana bisa memicu terjadinya masalah yang melibatkan massa dalam jumlah banyak.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan dalam rangka cipta kondisi mengantisipasi adanya ekses terhadap kegiatan tanggal 21 Agustus yaitu aksi unjuk rasa yang berujung anarkis,” kata Kapolres saat ditemui di Hotel dan Resto Cendrawasih 66.

Antisipasi yang dilakukan setelah adanya aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di beberapa daerah baik di Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu, sehingga untuk menciptakan sitkamtibmas, pihaknya menyasar sejumlah tempat yang bisa menarik berkumpulnya massa.

“Karena kita lihat suhu agak memanas di beberapa tempat seperti di Jayapura, kita tidak boleh lengah kita mensasar potensi gangguan Kamtibmas yang dapat menimbulkan kumpulnya massa,” ungkapnya.

Pelaku yang diamankan akan diproses hukum oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika dan dikenakan UU perlindungan konsumen dan UU pangan, sehingga ada efek jerah bagi pelaku yang lain.

“Hari ini kita sudah amankan di dua titik, satu tempat produksinya pelakunya kita amankan ada 3 orang akan diproses oleh Kasat Narkoba, kita kenai UU perlindungan konsumen dan UU pangan juga disertai dengan aspek ancaman pidana jangan hanya tipiring supaya menimbulkan efek jerah,” ungkapnya. (cr13).

share on:

Leave a Response