Rencana Aksi KPK Di Papua Untuk Program Pencegahan

share on:
Suasana rapat koordinasi evaluasi persiapan monef bersama KPK di Jayapura Foto : Ryeno guritno/ HP

Timika, HP

Terkait kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Papua bukanlah dalam rangka untuk melakukan penyelidikan terhadap adanya dugaan kasus korupsi tetapi dalam rangka menjalankan program pencegahan korupsi di Papua. Aksi program pencegahan korupsi oleh KPK tersebut sudah berjalan mulai tahun 2016, Hal tersebut di sampaikan oleh Inspektur Kabupaten Mimika Yulianus Sasarari.

“Jadi bahasa kita disini itu program rencana aksi pencegahan korupsi, bukan target. Inti dari rencana aksi KPK itu adalah pencegahan dan program ini sudah berjalan sejak lama,” kata Sasarari usai memimpin rapat koordinasi bersama para OPD membahas persiapan Monitoring evaluasi (Monev) bersama KPK di ruang rapat lantai III kantor Sentra Pemerintahan, Kamis (7/11).

Sasarari menjelaskan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai gambaran sejauh mana Pemkab Mimika dalam hal ini para OPD yang menurut KPK sudah menjalankan prosedur di OPD-OPD pada tempat-tempat yang rawan terjadinya korupsi. Hal tersebut di lakukan agar bisa berjalan sesuai dengan prosedur dan aturan dalam menjalankan tupoksinya.

Lanjutnya pihaknya mencontohkan kerawanan korupsi terjadi seperti pengadaan barang dan jasa apakah sudah di mulai dengan pembentukan unit pengadaan barang dan jasa, apakan sudah dibentuk pokja-pokja dan didukung oleh peraturan Bupati dan Perda

“Untuk mengingatkan OPD-OPD rawan terjadinya tindak pidana korupsi agar sesuai dengan prosedur. Kalau sudah sesyuai prosedur ya oke dikumpulkan secara fisik diserahkan kepada KPK,” jelasnya.

Sasarari menambahkan bahwa terkait kesiapan para OPD untuk menyampaikan kesiapan aksi KPK, dirinya mengungkapkan bahwa sebagian besar para OPD sudah laporkan kepada KPK berdasarkan data yang sudah disampaikan dalam rapat koordinasi yang dilakukan bersama para OPD tersebut.

“Dari delapan OPD rata-rata sebagian besar sudah melaporkan, nanti yang menentukan selesai dan tidaknya itu pada saat monev bersama KPK di Jayapura,”ungkapnya.(reg)

 

share on:

Leave a Response