Serikat Pekerja Janjikan Mogok Kerja Simpatik Tanpa Orasi

share on:

Timika, HP

Serikat pekerja menjanjikan aksi mogok kerja simpatik. Bahkan, memulai aksi mogok kerja bersama 15 Pimpinan Unit Kerja (PUK) di bawah PC SPSI Kabupaten Mimika ,Papua, pada Selasa (9/5),tidak akan melakukan aksi gelar massa atau orasi.

“Kami hanya mengarahkan anggota kami di sekretariat untuk kumpul sambil absen, berdoa dan diskusi. Tidak ada aksi orasi. Kita pusatkan di sekretariat PUK masing masing. Mogok kerja ini lebih simpatik,” kata Ketua PUK SPKEP SPSI PT Kuala Pelabuhan Indonesia, Philipus Badii di sekretariatnya, Jalan Kartini, Senin (8/5) sore.

Setelah PUK SPKEP SPSI PT Freeport Indonesia memulai aksi mogok pada 1 Mei lalu, maka sesuai surat pemberitahuan, pada Selasa (9/5), sebanyak 14 PUK lain juga akan aksi mogok kerja bersama. Aksi mogok ini akan berlangsung hingga 30 Mei jika belum ada kesepakatan antara pihak manajemen PT FI dengan serikat pekerja.

“Kami dari SPSI memastikan dan mengantisipasi jangan sampai terjadi kerusuhan. Kami sudah atur dan kami sudah menunujukkan bahwa pekerja yang tergabung dalam SPKEP SPSI punya harkat dan martabat,” katanya.

“Berapa ribu pun pekerja yang turun, kami tetap akan jaga kamtibmas,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon mengatakan telah menyiapkan pengamanan terhadap aksi mogok kerja bersama 15 PUK SPKEP SPSI, dari 9 hingga 30 Mei. Pengamanan di fokuskan pada seluruh check point dan fasilitas di areal PT Freeport Indonesia.

Sebanyak 1.100 personel Satgas PAM Amole bertugas mengamankan objek vital. Sementara pengamanan wilayah ditangani oleh 700 personel gabungan TNI-Polri.

“Mogok jangan mengganggu fasilitas umum dan aktivitas di areal perusahaan. Jangan sampai aksi dilakukan di check point atau mengganggu karyawan yang mau bekerja. Lakukan aksi mogok sesuai mekanisme,” pesan Victor. (bur)

share on:

Leave a Response