Soal Tapal Batas, Pemkab Mimika Diminta Lebih Serius

share on:

 

Timika, HP

Ketua Fraksi Gerinda DPRD Mimika Muhammad Nurman S Karupukaro meminta Pemkab Mimika lebih serius menyelesaikan persoalan tapal batas wilayah administrasi di beberapa lokasi yang kini telah dicaplok oleh beberapa kabupaten tetangga.

Yang mana masalah batas wilayah telah menjadi bahan perbincangan sejak 7 tahun lalu hingga saat ini.

“Jadi, pemerintah harus serius manangani masalah tapal batas. Tapi ini tertunda-tertunda terus, akhirnya pemekaran-pemekaran kabupaten yang sudah mencaplok wilayah administrasi Kabupaten Mimika,” kata Nurman saat ditemui di Kantor DPRD Mimika, Sabtu (30/11).

Nurman mengungkapkan salah satu daerah yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Mimika yakni Kapiraya Distrik Mimika Barat Tengah telah dicaplok oleh Kabupaten Deiyai.

“Kapiraya adalah ibu kota Distrik Mimika Barat Tengah. Jadi, kalau ada ibu kota distrik di Kabupaten Mimika yang jatuh (dicaplok) oleh kabupaten lain maka pemerintah pusat harus memberikan sanksi berupa administrasi terhadap kabupaten baru yang mencaploknya. Sanksinya dengan mengurangi pendapatannya atau APBD dari dana bagi hasil itu harus dilakukan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Menurut Nurman, pencaplokan Kapiraya oleh kabupaten tetangga menjadi salah satu contoh agar Pemkab Mimika dan jajarannya segera menyikapi hal tersebut. “Karena nantinya akan berpengaruh pada pemekaran daerah otonomi baru, yang mana salah satu syaratnya adalah batas wilayah antar distrik dan kabupaten harus jelas,” terangnya.

Nurman menyebut, tidak hanya Kapiraya, tapi ada beberapa daerah di wilayah pegunungan yang juga dicaplok oleh kabupaten lain. “Permasalahan ini harus diselesaikan oleh Bupati Mimika dan jajarannya. Apalagi syarat untuk pemekaran daerah baru adalah batas wilayah yang jelas,” ungkapnya.

Sebagai upaya penyelesaian masalah tapal batas wilayah, lanjut Nurman, pihaknya akan mengangkat permasalahan tersebut pada saat pandangan umum fraksi. “Jadi, kami akan usulkan pada masa sidang dalam pandangan fraksi dan kami akan soroti itu, dan meminta kepada pemerintah mengirim tim untuk pergi ke Kabupaten Deiyai untuk menyelesaikan masalah tapal batas wilayah yang sudah dicaplok oleh Deiyai,” kata Nurman. (rik)

share on:

Leave a Response