Soal Tutuan Petugas Kebersihan, DLH Sampaikan kepada Bupati Omaleng

share on:

Timika, HP

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika dipastikan menindaklanjuti tuntutan kenaikan upah oleh para petugas kebersihan yang beberapa hari lalu mogok kerja. Pihak DLH akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Bupati Eltinus Omaleng.

“Kenaikan gaji kan bukan kewenangan saya. Kalau kesejahteraan dan kesehatan, kita laporkan nanti kepada bupati. Sepanjang itu rasional dan demi perbaikan dan kesejahteraan pekerja, itu pasti diperhatikan. Apalagi dengan sudah membaiknya kebersihan kota ini, jadi sudah sepantasnya diperhatikan,” kata Kepala DLH Mimika Limi Mokodompit di Kantor Pusat Pemkab Mimika, Rabu (12/2).

Menurut Limi, Pemkab Mimika menganggarkan untuk upah petugas kebersihan setiap tahunnya sebesar Rp 7 miliar yang bersumber dari APBD Mimika. Sedangkan untuk tunjangan lainnya, ada BPJS Kesehatan bagi para petugas kebersihan. “Mereka dianggarkan 7 miliar rupiah pertahun dari APBD untuk gaji sejumlah 149 orang,” ucapnya.

Limi berjanji akan berusaha memperjuangkan aspirasi para pekerja kebersihan. Namun, pihaknya menyerahkan kepada Bupati Mimika yang punya kewenangan untuk memutuskan. “Intinya, tuntutan mereka semua itu kita tampung. Aspirasi itu kami akan sampaikan kepada pimpinan daerah,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, persoalan tuntutan petugas kebersihan kemarin adalah bagaimana agar kesejahteraan mereka diperhatikan lagi oleh pemerintah.

Wabup mengatakan pemerintah akan perhatikan hal itu, dan saat ini petugas kebersihan sudah bekerja seperti biasa.  “Untuk gaji dan kesejahteraan petugas kebersihan ini, kita akan evaluasi ulang. Minimla gaji semua petugas sesuai dengan standar UMK Mimika,” ujar Wabup Rettob. (reg)

share on:

Leave a Response