Tes CPNS di Mimika Belum Ada Kepastian

share on:
Ausilius You / Foto : Marsel Balawanga/HP

Timika, HP

Proses perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 di Kabupaten Mimika belum bisa dipastikan kapan dimulai. Pasalnya, hingga kini belum ada kepastian secara resmi terkait perekrutan CPNS, baik sistem yang akan digunakan (offline atau online), kuota yang dibuka, maupun waktu pelaksanannya di Kabupaten Mimika.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika Ausilius You SPd MM MH mengatakan sampai saat ini  pihaknya bersama bupati dan wali kota se-Provinsi Papua masih menunggu pertemuan dengan  Presiden Joko Widodo di Jakarta. Karena pertemuan yang direncanakan pada Senin (1/10) lalu, batal dilaksanakan mengingat padatnya agenda kegiatan yang dijalankan presiden.

“Saat itu bapak gubernur pimpin rapat, beliau ajak seluruh bupati-wali kota se-Provinsi Papua, Ketua DPRP dan Ketua MRP ke Jakarta kemarin hari Minggu untuk pertemuaan dengan  Bapak Presiden. Karena agenda presiden padat, nanti akan dijadwalkan lagi  untuk kepentingan ini. Kita masih menunggu rapat bersama dengan presiden,” kata Sekda You saat ditemui di Kantor Sentra Pemerintahan, SP3, Rabu (3/10).

Sekda You menyebut kuota yang diusulkan Pemkab Mimika sebanyak 1.040 orang. Angka tersebut berdasarakan  perhitungan yang mantang, mengingat selama kurang lebih empat tahun Kabupaten Mimika tidak melakukan perekrutan CPNS.

Sekda You mengakui kuota yang diusulkan itu sampai saat ini belum ada keputusan dari pemerintah pusat, apakah diakomodir semua atau tidak oleh. “Kuota yang sedang kita perjuangakan 1.040. Terkait dengan info kuota 300, itu saya tidak tahu,” ungkapnya.

Sekda You menambahkan, yang jelas disepakati oleh gubernur dan para  bupati/wali kota se-Provinsi Papua bahwa untuk perekrutan CPNS ini akan mengadakan rapat bersama Presiden Jokowi di Jakarta. “Untuk Kabupaten Mimika itu empat tahun punya, karena selama ini kita belum pernah rekrut CPNS. Kami telah upayakan  sesuai dengan analisis kebutuhan masing-masing tahun, itu hampir  sekitar 300 lebih dan jumlahnya  1.040,” ungkap Sekda You. (sel/reg)

share on:

Leave a Response