Tingkat Kekerasan Anak di Mimika Masih Tinggi

share on:
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) Alice Wanma/ foto : Marselinus Balawanga-hp

Timika, HP

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB) Alice Wanma mengatakan tingkat kekerasan terhadap anak di Kabupaten Mimika masih sangat tinggi. Terhitung sejak Januari 2018 sampai dengan saat ini sudah puluhan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Mimika.

“Untuk tahun 2018 ini untuk anak ini 24 kasus. Terhitung drai januari. Dari 28 kasus itu di dominasi kasus pelecehan seksual terhadap anak dan juga ada beberapa yakni kasus perdagangan anak,” tegas Kepala Dinas DP3AKB Mimika, Alice Wanma saat ditemui di Hotel Lawamena Selasa (9/10).

Alice mengatakan untuk menekan angka kekerasan  terhadap anak maka dibutuh kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama melawan para pelaku kejahatan terhadap anak di Kabupaten Mimika.

Kata dia masalah kekerasan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi secara aktif menekan tingkat kejahatan terhadap anak di Kabupaten Mimika.

Alice mengakui, orang tua menjadi lingkungan terdekat dengan anak harus menjadi  benteng utama dalam melindungi anak anak dari para predator anak. Oleh karena itu dirinya mengimbau kepada para orang tua yang ada di Kabupaten Mimika untuk berperan aktif menjaga, mengawasi dan memberikan perlindungan kepada anak.

“Lebih utama itu rumah tangga. Orang tua ini punya peran yang sanga penting dalam pengawasan anak anak,” kata Alice. (sel)

share on:

Leave a Response