TP-PKK Mimika Sosialisasi Pencegahan KDRT

share on:
BERSAMA – Kebersamaan pengurus TP-PKK dan GOW Kabupaten Mimika usai kegiatan sosialisasi di Hotel Grand Tembaga, Selasa (13/8) Foto: Evan Soenarie/HP

Timika, HP

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keharmonisan keluarga, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perlindungan anak.

Sosialisasi diikuti pengurus PKK Distrik dan seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Mimika, di Hotel Grand Tembaga, Timika, Selasa (13/8).

Adapun pemateri yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Mimika, Andarias Nauw serta perwakilan Unit PPA Polres Mimika Aipda Wiwid.

Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika Ny Agustina Bassang dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Sekretaris TP-PKK Mimika Ny Dewi Wakum mengungkapkan kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk perhatian dan rasa cinta TP-PKK Kabupaten Mimika terhadap keluarga-keluarga yang tersebar di seluruh wilayah Mimika. “Kegiatan ini terselenggara sebagai wujud kepedulian TP-PKK Kabupaten Mimika untuk bisa mencegah dan mengurangi angka kekerasan dalam rumah tangga serta kekerasan terhadap anak-anak diluar sana yang sering menjadi korban,” tuturnya.

Kepada seluruh peserta yang hadir, diharapkan untuk melanjutkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi tersebut ke masyarakat, sehingga ketika mengalami KDRT para ibu rumah tangga bisa melaporkan hal itu kepada kepolisian.

“Kita bermitra dengan P2TP2A Kabupaten Mimika. Jadi, kalau ada ibu-ibu yang mengalami kekerasan fisik maupun psikis, jangan segan-segan untuk melaporka hal itu kepada pihak kepolisian. Ada pegawai P2TP2A yang akan mendampingi selama kasus tersebut dalam pemeriksaan,” kata Dewi.

Tampil sebagai materi pertaman Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Mimika, Andarias Naw. Ia mengimbau peserta untuk tidak ragu melaporkan segala jenis tindak kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga kepada pihak berwajib.

Menurut Andi, undang-undang menjamin keselamatan pelapor selama kasus tersebut dalam proses penyidikan. “Jangan takut untuk melapor. Kami bekerja sama pihak kepolisian untuk memberikan rasa aman bagi para pelapor,” ujarnya.

Materi kedua disampaikan oleh perwakilan Unit PPA Polres Mimika Aipda Wiwid, yang intinya memberikan informasi kepada peserta untuk bisa menjadi orangtua yang bijak dalam mendidikan anak-anak di rumah. Selain itu, orangtua harus selalu memantau segala bentuk kegiatan anak-anak, sehingga tidak menjadi objek kekerasan seksual oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Anak-anak perlu diawasi dimana pun mereka berada. Apalagi sekarang zaman teknologi, HP semakin canggih. Tapi perlu diketahui, orangtua harus mengawasi anak-anak saat menggunakan HP, sehingga tidak terjerumus pada hal-hal buruk, yang justru bisa mencelakai anak sendiri,” pesan Wiwid. (zhu)

share on:

Leave a Response