UPTD Samsat Mimika Capai Target Pajak

share on:
Kantor Samsat Timika Kamis (7/11) Foto : Marsel Balawang/HP

Timika, HP

Kepala  UPTB Samsat  Timika  Denny Kambuaya SE MM  mengatakan bahwa pihaknya sudah  mencapai target penerimaan pajak dari  pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama dan juga pajak air permukaan  yang di berikan oleh Pemerintah Provinsi Papua. Hal ini disampaikannya saat ditemui di Kantor Samsat Timika, Jalan Yos Sudarso,Timika, Papua, Kamis (11/7).

Ada tiga pajak utama yang kita  tangani yakni pajak kendaran bermotor , biaya bea balik nama dan  dan pajak air permukaan.   Pajak Kendaraan bermotor kita ditargetkan Rp 49 miliar realisasi sampai dengan November ini sudah 100 persen. Kalau biaya bea balik nama  target kita itu sekitar Rp 17 miliar,  sampai bulan November ini juga sudah sampai target. Sedangkan pajak air permukaan kita ditargekan 5 juta saja dan kita sudah sampai tareget, walaupun kita ada penerimaan dari PT FI  langsung di Tangani oleh Provinsi Papua,” kata Benny.

Benny  mengatakan, jika dibanding  dengan tahun 2018   maka ditahun 2019 ketiga komponen pajak tersebut mengalami peningkatan baik dari sisi target maupun penerimaan keduanya  mengalami peningkatan.

“Tahun 2018  target biaya balik nama sekitar  Rp 15 Miliar  dari target Rp 36 miliar dan tidak tercapai maka tahun ini kita turunkan menjadi Rp 17 Miliar dan tercapai.  Untuk pajak kendaraan bermotor sendiri tahun 2018 kita diberikan target  Rp 36 miliar dan kita  mencapai target. Secara terperinci tidak tercapai tetapi secara global tercapai artinya ada kelebihan dari pajak  kendaraan bermotor yang  menuntupi devisit dari biaya bea balik nama,” kata Benny.

Beny mengatakan situasi ekonomi yang lesu pada tahun 2018   menjadi salah satu alasana kenapa target dari  biaya bea balik nama tidak tercapai di  tahun tersebut.

“Kita semua tahu kondisi  dari Kabupaten Mimika  sebagian besar ketergantungannya dari  PT FI dimana kita tahu PT FI juga mengalami penurunan  produksi waktu sehingga itu juga berdampak juga kepada sisi ekonomi masyarakat terutama pembayaran pajak pada waktu itu,” kata Benny.(sel)

 

share on:

Leave a Response