Wabup Minta Polisi Tangkap Mobil Dinas yang Direntalkan

share on:
Wabup Mimika Johanes Rettob bersama sejumlah ASN disela-sela kegiatan bakti sosial, Jumat (11/10). Foto : Marsel Balawang/HP

Timika, HP

Wakil Bupati Mimika Johannes  Rettob meminta kepolisian menangkap dan menahan mobil-mobil dinas milik Pemkab Mimika yang direntalkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

“Lebih sedih, sudah bikin plat hitam bodong,   terus direntalkan, ini kan gila,” kata Wabup John Rettob kepada wartawan di Kantor Sentra Pemerintah, SP3, Jumat (11/10).

Wabup mengatakan, pihaknya sedang mendata semua mobil dinas di lingkup Pemkab Mimika. Pihaknya juga sudah meminta Kapolres Mimika dan Dirlantas Polda Papua untuk menindak tegas mobil-mobil bodong yang ada di Mimika.

“Makanya kita mau data segala macam. Kemarin saya sudah bicara dalam rapat dengan Samsat se-Papua. Saya bilang kita mulai. Saya minta kepada Kapolres dan Dirlantas Polda Papua  tolong buat edaran, tangkap  yang bikin sembarang-sembarang,” ucapnya.

Wabup Rettob mengingatkan ASN harus menjadi panutan bagi  masyarakat, sehingga harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. “Bagaimana kita mau jadi ASN buat panutan, tapi kita sendiri bikin hal yang tidak benar,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Senin (7/10) lalu, Wabup Rettob mengimbau seluruh  pegawai, baik ASN maupun non ASN agar tertib berkendara. “Jika dalam mengendarai sepeda motor,  wajib menggunakan helm serta memperhatikan kelengkapan kendaraan,” imbaunya.

Wabup Rettob mengatakan, ASN wajib memberikan contoh yang baik kepada masyarakat karena berkendara tidak menggunakan helm bukanlah  satu contoh yang baik. “Kita sebagai pegawai negeri sipil, sebagai aparat , sebagai panutan, kalau kita pakai pakaian dinas naik motor di jalanan, gaya-gaya tidak pakai helm. Saya sudah bilang sama Polantas, nanti catat nama-namanya. Kalau ketemu, tangkap saja,” ucapnya.

Wabup mengaku prihatin melihat ada oknum-oknum ASN yang tidak tertib berlalu lintas di jalan raya. “Tolong perhatikan hal ini, kadang-kadang saya masih lihat mereka (ASN) naik motor tanpa helm, suka-sukanya,” ungkap Wabup Rettob. (sel)

share on:

Leave a Response