Warga Wosi Gelar Aksi Peduli Korban Bencana Tsunami Sulteng

share on:

Manokwari, HP

Warga Komplek Makassar Jalan Trikora, Kelurahan Wosi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat menggelar aksi pengumpulan pakaian bekas (layak pakai) dan bahan pokok makanan yang nantinya akan didistribusikan untuk para korban bencana gempa dan tsunami, di Kota Palu dan Doggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Setelah warga mendengar kabar duka bencana yang terjadi di Palu dan Donggal, Alhamdulilah kami pengurus masjid At-Taqwa bekerja sama jamaah dan masyarakat sekitar menggalang bantuan pakaian bekas, bahan makanan dan lain sebagainya,” kata Pengurus Masjid At-Taqwa-Kompleks Makassar-Wosi, Muhamad Ramli kepada awak media ini, Rabu (03/10).

Ramli mengaku, semua bantuan pakaian layak pakai dan makanan yang diberikan warga sekitar telah diserahkan secara bertahap kepada Kodim 1703/Manokwari dan selanjutnya diserahkan kepada masyarakat Palu-Donggala yang membutuhkan.

“Kami memberikan apresiasi kepada jamaah dan masyarakat yang mau merelahkan sebagian hartanya demi membantu masyarakat Palu dan Donggala yang tertimpa bencana gempa dan tsunami. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ungkapnya.

Menurut Ramli, tujuan kegiatan tidak lain adalah membantu para korban bencana gempa dan tsunami Palu-Donggal. Pasalnya, para korban disana sangat membutuhkan bantuan dari sesama anak bangsa.

“Oleh karena itu, siapapun kita, apapun agamanya, mari kita bersatu membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala. Saya yakin mereka sangat membutuhkan bantuan kita,” ajak Ramli.

Rami menjelaskan, sebetulnya maksud dari kagiatan ini hanya untuk mengumpulkan pakaian layak pakai. Namun, masyarakat sangat antusias sehingga ada yang menyerahkan bantuan dalam bentuk materi yang sudah diselipkan dalam amplop.

“Jadi, bantuan pakaian dan bahan pokok akan kita serahkan kepada Kodim 1703/Manokwari, sementara bantuan uang disalurkan melalui PMI (Palang Merah Indonesia). Nanti kedua lembaga pemerintah ini bertugas menyerahkannya kepada saudara-saudara kita di Palu dan Doggala,” jelas Ramli.

Pasca bencana gempa dan tsunami di Kota Palu dan Doggala, Sulteng, Jumat (28/9), Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Palang Merah Indonesia (PMI), Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS).

Tidak itu saja, sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) serta lembaga lainnya juga menggalang dana serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama anak bangsa yang menjadi korban musibah bencana alam. (mel)  

share on:

Leave a Response