William Naa : Pasar Harus Terpusat Disatu Lokasi

share on:
William Naa Foto : DOK/HP

Timika, HP

Banyaknya pasar pasar dadakan yang semakin bermunculan pasca dilakukannya penertiban kini menjadi sorotan pemerintah, salah satunya datang dari Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika ,  William Naa.

“Pasar harus ada di satu tempat sehingga semua orang harus berbelanja di satu tempat. Kalau satu disini, satu disana itu susah” kata Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika William Naa saat menerima aksi  demo damai  mama mama Amor yang menolak untuk digusur di Pasar Lama Kamis (20/6) lalu.

Menurutnya solusi dari aksi demo Mama mama Papua di kantor pemerintahan adalah bahwa pasar harus terpusat di satu lokasi yaitu di Pasar Sentral. Hal ini harus dilakukan dalam rangka menata Kota Timika menjadi kota yang lebih rapi dan bersih dalam rangka pelaksanaan PON ke XX tahun 2020 mendatang.

Ia mengakui saat ini ada  beberapa titik di Kota Timika terlihat begitu sangat jorok dan semrawut akibat aktivitas pasar yang di bangun oleh masyarakat sendiri tanpa berkoordinasi dengan pemerintah sehingga semuanya perlu ditertibkan.

Willem mengatakan  dalam waktu dekat juga pemerintah daerah Kabupaten Mimika akan melakukan penertiban dan penutupan terhadap pasar pasar yang tidak mengantongi izin dari pemerintah seperti Pasar Lama, Pasar SP 2, Pasar Gorong Gorong dan juga Pasar Damai.

Selain itu semua pedagang di pasar tersebut diarahkan untuk berjualan di Pasar Sentral yang sudah di bangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

“Kami akan tertibkan semuanya pasar yang tidak di kota Timika dan semuanya akan di pusatkan di Pasar Sentral,” tegas Willem.

Terkait dengan rencana tersebut Pemkab Mimika akan mengagendangakan pertemuan dengan para pedagang guna membahas rencana penertiban semua pasar yang tidak memiliki izin di Kota Timika. (sel)

share on:

Leave a Response