Gol Ricky Cawor Padam Laju Melanesia, Konica Tatap Final

share on:
Kesebelasan Konica (berdiri) dan Joung Melanesia (Jongkok) sebelum bertanding babak semifinal kedua di lapangan Sepakbola Timika Indah, Rabu (13/2)/ Foto : husyen abdillah opa-Harian Papua

TIMIKA,HP

Gol semata wayang dari penyerang Ricky Cawor pada menit ke 57 babak kedua berhasil padamkan laju kesebelasan Joung Melanesia sekaligus menghantarkan  kesebelasan Konica menatap final turnamen Sepakbola Persemi Mimika Cup 1 tahun 2019 yang akan digelar pada Sabtu (16/2) mendatang.

Laga semifinal kedua antara Joung Melanesia bentrok kesebelasan Konica yang digelar di Lapangan Sepakbola Timika Indah, Rabu (13/2) sore kemarin berlangsung sangat ketat dengan ritme permainan yang sangat tinggi serta tensi sangat tinggi.

Tak jarang kedua kesebelasan antara pemain dan pemain berduel sangat ketat dan bahkan wasit Jeremias Waroy beberapa kali melerai persitegangan antara kedua tim dan juga sejumlah pemain dari kedua tim mendapatkan hukuman kartu kuning.

Sejak babak pertama, baik Joung Melanesia maupun Konica langsung melakukan tekanan dari berbagai sisi. Konica yang mengandalkan barisan tengah yang dimotori oleh kapten tim Randy Kuninggir (8) serta Kornelis Ateng Kayam (11) dan Rex Maniani (7)  harus bentrok dengan barisan tengah Joung Melanesia seperti, Yanto Semunya (11) Alfaris Wonar (13) dan Abraham Maury (17).

Joung Melanesia dengan tidak tampilnya playmakernya Jhon Lewis Puhili (10) dan wing back kiri Calvin Rering (3) sangat berpengaruh dimana suplay bola ke pemain depan sedikit kendor. Begitu juga dengan serangan dari sector kiri yang biasa Calvin Rering naik membantu serangan kemarin tidak terlihat.

Sebaliknya kesebelasan Konica walaupun sempat dibabak pertama Ricky Cawor yang terus mendapat pengawalan ketat dari pemain Joung Melanesia , namun dibabak kedua Ricky Cawor mampu menyulitkan barisan pertahanan. Dan pada menit ke 67  babak kedua Ricky Cawor dengan skil serta ketenangannya mampu mengelabui dua pemain bertahana Melanesia, Nadus Kidup (6) dan Antonius Eyau (19 dan mampu memperdayai penaga gawang Romaria Ndiken (20) dengan melepaskan tendangan kaki kanan sangat keras di sudut kanan, dan gol ini merupakan satu satunya gol dalam laga tersebut.

Kuatnya pertahanan dari kedua kesebelasan serta ketangguhan penjaga gawang kedua tim membuat pertandingan minim gol. Dibawah mistar gawang Konica berdiri  Febrian Hamadi (1)  dan didukung pemain bertahan seperti, Theodoris Jimpari (12), Weljo Neuset (6), Markus Esereuw (2) dan Kornelsi Ateng Kayam (11) cukup padu dan solid dengan kerja sama satu duanya.

Begitu juga Joung Melanesia dibawah mistar gawang ada Mario Ndiken (20) dan deretan pemain bertahan cuku[ tanggung seperti, Nadus Kidup (6), Antonius Eyau (19), Alfons Migau (12) dan Riko Kotorok (5) susah ditembus barisan penyerangan Konica.

Sebenarnya di menit injuri time ditambahan waktu 4 menit babak kedua, Konica sebenarnya bisa menyamakan kedudukan ketika Spieks Sokoy (8) yang menerima umpan dari sayap kanan dari pemmain Alfon Migau (12)  yang tinggal berhadapan dengan gawang tidak mampu memanfaatkan peluang tersebut dan bola tipis disamping kiri penjaga gawang Konica.

Dengan kemenangan 1-0 atas kesebelasan Joung Melanesia sore kemarin, menghantarkan Konica melaju ke babak Fina menghadapi kesebelasan Sostar yang sudah lebih dulu lolos ke final setelah mengalahkan SSB Timika Putra melalui drama adu pinalt 3-2.

Laga final memperebutkan juara pertama baru akan dipertandingkan pada Sabtu (16/2) di lapangan Timika Indah yang rencananya akan dilanjutkan dengan penyerahan tropy serta seremonial penutupan turnamen Sepakbola Persemi Mimika Cup 1 tahun 2019. (opa)

SUSUNAN PEMAIN :

JONG MELANESIA : Mario Edward Ndiken (20), Alfons Migau (12), Abraham Maury (17), Rivaldo Kaarim, Riko Kotorok (5), Fidelis Spiek Sokoy (8), Bernardus Kidup (6), Willy Alfaris Wonar (13), Rivaldo Willem Kaari (14), Alfons Migau (12), Yance Yanto Semunya (11), Antonius Weyau (19).

KONICA : Febrian Hamadi (KIPER) (1), Natalis Sirim (24), Markus Randi Kuninggir (8), Weljo Nauset (6), Markus Sereuw (2), Henock Desnam (14), Kornelis Kayam (11), Ricky Cawor (17), Paulus Onna (3), Theodorus Jimpari (12).

share on:

Leave a Response