Michael Monim Penentu Kemenangan, Sostar Lolos ke Final Lewat Adu Pinalti

share on:
Penjaga gawang Sostar Michael Monim menjadi penentu kemenangan Sostar atas SSB Timika Putra/ Foto : Husyen abdillah opa-Harian Papua

TIMIKA,HP

Penjaga gawang Michael Monim menjadi penentu kemenangan sekaligus menghantarkan Kesebelasan Sostar lolos kebabak final turnamen sepakbola Persemi Mimika Cup 1 setelah menang dramatis melalui drama adu pinalti 3-2 atas kesebelasan SSB Timika Putra  dalam babak semifinal pertama yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Timika Indah, Selasa (12/2).

Laga semifinal antara Sostar bentrok SSB Timika Putra harus diakhiri dengan drama adu pinalti setelah kedua tim bermain imbang dalam waktu normal 2×40 menit tidak mampu menciptakan satupun gol. Bahkan perpanjangan waktu tambahan 2×10 tak satupun yang bisa membuahkan gol akhirnya keduanya menentukan dengan adu pinalti.Sostar patut berterima kasih kepada sang penjaga gawang muda Michael Monim karena mampu menggagaglkan dua pinalti dari pemain SSB Timika Putra.

Dari lima penendang , Sostar mampu menciptakan tiga gol sementara SSB Timika Putra hanya mampu mengeksekusi dua gol dan goal lainnya mampu digagalkan Michael Monim sehingga skor akhir 3-2 untuk kemenangan Sostar.

Tiga gol dari Sostar masing masing diciptakan oleh Yohanis Imbiri (10), gol kedua oleh Kadri Rumalowak (4) dan gol ketiga oleh pemain Jonathan Imbiri (12). Sementara kesebelasan SSB Timika dari lima penendang yang berhasil melesatkan gol adalah, Hendrikus Warwer (4) dan Ari Wakum (25), dan yang tidak berhasil melesatkan gol adalah Ivan Upuya (15), Caprio Fonataba (16) dan Delson Manduapessy.

Penjaga gawang Sostar Michael Septiano Monim (20) menjadi pahlawan bagi pasukan Sostar karena mampu menggagalkan  dua pinalti dari Caprio Fonataba (16) dan Delson Manduapessy.

Sementara Sostar dari empat penendangan hanya Fransiskus Uweubun (9) saja yang tidak berhasil mencetak gol dan masih menyisahkan satu penendang hanya karena penendangan terakhir tidak mempenagruhi hasil sehingga Sostar memastikan satu tiket babak final.

Sejak babak pertama dan hingga babak kedua, kedua kesebelasan yang mengandalkan penyerangnya tak mampu menembus benteng pertahanan masing-masing.  Kuatnya barisan pertahanan masing masing membuat permainan berimbang.

Penampilan dua penjaga gawang baik Michael Monim Sostar maupun Ngawok Taplo (20) menjadi kunci tidak terjadinya gol. Serta pemain bertahan dari Sostar ada Jonathan Imbir (12), Marthinus Mandibodibo (5) dan Kadri Rumalowak (4) susah ditembus penyerang SSB Timika Putra.

Sebaliknya, SSB Timika yang digalang barisan pertahanan Hendrikus Warwer (14), Ari Wakum (25) dan  Ivan Upuya (15) juga sulit ditembus barisan penyeranga Sostar seperti Hendrikus Sawi (10), Yohanis Imbiri (10) dan Fransiskus Uweubun (9) sehingga kedua tim harus berakhir dengan skor imbang 0-0.

Kesebelasan Sostar patut berterima kasih kepada Michael Monim (20) yang mampu berdiri dibawah mistar dengan melakukan beberapa kali penyelamatan sejak babak pertama hingga perpanjangan waktu 2×10 menit. Puncaknya adalah Michael Monim mampu menjadi pahlawan untuk kemenangan Sostar dengan menggagalkan tiga tendangan pinalti dari SSB Timika Putra.

Dengan hasil kemenangan 3-2 atas SSB Timika Putra, Sostar akhirnya memastikan tampil di babak final memperebutkan juara pertama dan lawan yang akan dihadapi menunggu hasil pertandingan semifinal kedua antara kesebelasan Joung Melanesia versus Konica yang akan baru akan bertanding, Rabu (13/2) sore ini di lapangan Timika Indah.  (opa)

share on:

Leave a Response