Kadisdik Mimika Ancam Penjarakan Guru Yang Pungut Biaya Ujian

share on:

 

Timika, HP

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jeany Usmani mengeluarkan ultimatum atau mengancam para guru yang memungut biaya pada saat pelaksanaan ujian, baik Ujian Nasional (Unas) maupun Ujian sekolah kepada orang tua murid. Hal tersebut di sampaikan Jeany Usmani saat Disdik menyelenggarakan ibadah syukuran menyambut tahun 2020 di kantor Disdik di sental pendidikan SP 5, Jumat (17/1).

Dihadapan para guru maupun kepala sekolah TK SD dan AMP yang hadir, Jeany menegaskan bahwa Jangan coba- coba pungut biaya ujian, terutama kepada pihak sekolah negeri dilarang memungut biaya pada saat ujian. Sebab hal tersebut sangat membebani orang tua murid sehingga membuat para murid tidak bisa menempuh ujian.

“Jika ada saya akan copot itu kepala sekolah, dan saya akan buat laporan polisi untuk periksa kepala sekolah itu,” tegas Jeany.

Jeani pun mengungkapkan ancaman tersebut hanya tidak hanya berlaku saat dirinya menjadi Kepala Dinas saja. Tetapi ancaman tersebut terus berlaku jika dirinya meskipun tidak memiliki jabatan dan berstatus warga biasa atau orang tua siswa. Hal tersebut dirinya lakukan karen tidak ingin menyusahkan orang tua murid yang sudah bersusah payah agar bisa anaknya bersekolah.

“Kalaupun suatu saat saya tidak lagi menjabat sebagai Kepala Dinas, saya akan tetap mengawasi itu dan saya yang akan turun langsung untuk buat laporan polisi tangkap Kepsek tersebut,” ungkapnya.

Jeany menjelaskan bahwa Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dalam waktu dekat akan melakukan rolling pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, untuk itu Jeany mengingatkan sekolah untuk tidak membenahi orang tua.

Lanjutnya kata dia, uang itu sedikit atau banyak tidak akan cukup untuk melakukan hal yang baik. Uang  memang dibutuhkan tapi uang bukan segalanya.

“Kita bekerja tapi kita harus punya rasa empati dengan orang lain, jangan terlalu membebani orang lain jika hal tersebut harus dilakukan dengan baik, ” ujarnya. (reg)

share on:

Leave a Response