Tenaga Pengajar Perlu Tingkatkan Pengetahuan Untuk Menjadi Guru Yang Baik

share on:

Timika, HP

Dalam rangka memperingati Hari Guru, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika menginginkan para tenaga pengajar untuk meningkatkan kapasitas mereka yang nantinya disalurkan kepada anak didik melalui kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kepala Dinas Pendidikan Mimika Jeny O Usmani saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kabupaten Mimika, Senin (25/11) mengatakan, bahwa untuk bisa meningkatkan pengetahuan dan kapasitas dalam hal spiritual, pihaknya menghadirkan para tokoh agama untuk memberikan pencerahan dan melakukan refleksi diri terhadap para guru soal tanggung jawab. “Kami datangkan tokoh agama seperti dari agama Islam, Kristen Protestan, dan Katolik untuk memberikan pencerahan terhadap guru dan merefleksikan tanggungjawabnya,” kata Jeny.

Kata dia, untuk mengubah siswa atau murid haris diawalai dari seorang guru tersebut. “Karena itu dimulai dari komitmen guru¬† untuk bagaimana agar anaknya itu maju, karena berbicara mengenai pendidikan sama halnya berbicara soal etika,” kata Jeny.

Sehingga, untuk meningkatkan kualitas siswa itu tergantung dari bagaimana guru meningkatkan kualitasnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Upaya dinas pendidikan dalam meningkatkan kompetensi guru di Mimikapun telah dilakukan, seperti pelatihan dan mengembangkan kelas pada sekolah negeri dengan aplikasi kurikulum 2013 yang terbaik. ¬†“Sehingga kita semua saling belajar, mulai dari pengawas, kepala sekolah dan juga dari dinas pendidikan sama-sama berdiskusi terkait apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh anak,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut sangatlah penting sebab pembelajaran tidak bisa berhasil jika seorang tidak mengetahui apa yanh diinginkan anak didiknya. “Jadi semua itu dimulai dari apa yang diinginkan oleh anak itulah yang akan kita kembangkan,” tegasnya.

Namun, kata Jeny tidak dipungkiri bahwa pendidikan dasar di Mimika tidak terlalu kuat dalam mendidik anak untuk baca dan tulis, karena masing-masing sekolah mempunyai kemampuan yang berbeda.

Sehingga menurutnya untuk memulai pembelajaran dilevel atas guru harus memahami dan mengetahui apa maunya anak. (Zhu)

share on:

Leave a Response