Bawaslu Ingatkan Jangan Memasang Parpol APK Terlebih Dahulu

share on:
Yonas Yanampa/ Ryeno guritno/ HP

Timika, HP

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mimika Yonas Yanampa mengingatkan kepada Partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 agar jagan terlebih dahulu memasang Alat Peraga Kampanye (APK) sebelum dikeluarkannya surat edaran pemasangan dari Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Satu Pintu Terpadu dan Surat Keputusan dari KPU Mimika.

“Sesuai dengan pertemuan baik bersama KPU dan Pemda, sudah disepakti titik-titik pemasangan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. Selagi belum ada intruksi dari KPU setelah dikeluarkannya surat edaran perijinan,” kata Yonas saat ditemui di kantor Bawaslu Mimika, Selasa (2/10).

Yonas menjelaskan meskipun kampanye sudah dibuka tetapi untuk kabupaten mimika masih menuggu dikeluarkannya surat keputusan yang dikeluarkan oleh KPU Mimika dari hasil kesepakatan terkait titik-tik mana saja yang diperbolehkan dalam pemasangan APK tersebut.

“Meski kampanye serentak sudah dilakukan, tapi jika ada yang mendahului pemasangan itu, maka itu harus dicopot,” jelasnya.

Sementara itu, Tarwinto selaku Komisioner KPU Papua Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Masyarakat mengatakan, beberapa APK belum dapat dipasang jika Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika belum memberikan izin terkait dengan hal itu.

“Sembari menunggu itu, Parpol dan peserta Pemilu dapat menyebarluaskan stiker, selebaran, pamphlet, juga dapat melakukan Rapat Terbatas, Tatap Muka, dan kegiatan lain seperti Bazar dan Bakti Sosial termasuk lomba,” ujarnya

Meski kampanye mulai dilaksanakan sejak 23 September 2018 dan berakhir pada 13 April 2019. Namun ia mengatakan iklan khususnya di media massa belum dapat dipasang.

“Jadi tujuh bulan Parpol dan peserta pemilu diberikan kesempatan untuk membangun basis suara. Tapi untuk Iklan di medias massa baik cetak atau online, gak boleh karena itu ada waktunya yakni mulai 24 Maret – 13 April. Kalau dipasang nanti disemprit sama Bawaslu dengan Dewan Pers,” ujarnya.(reg)

share on:

Leave a Response