Faktor Keamanan KPU Mimika Pindahkan Logistik Pemilu Ke ENY

share on:
Indra Ebang Ola Ryeno guritno/ HP

Timika, HP

KPU Mimika mengakui pemindahan logistik pemilu dari gudang KPU ke gedung graha Emeneme Yauware (ENY) karena alasan keamanan. Selain itu untuk memudahkan dalam pengawasan logistik tersebut.

Beberapa ogistik Pemilu yang ditempatkan di Graha Eme Neme Yauware, yakni mulai dari kotak suara, bilik suara, kertas suara, formulir, dan lainnya.

Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola saat ditemui di graha ENY, Senin (25/3) menjelaskan alasan pemindahan logistik Pemilu dari Kantor KPU ke Graha Eme Neme Yauware ini yang pertama masalah kapasitas ruangan yang ada di kantor.

Lanjutnya Kedua masalah keamanan dan kenyamanan. Dalam arti, dengan ditempatkan pada satu tempat maka mempermudah pengawasan dan pengamanan.

“Selain itu, kedepan akan banyak kegiatan yang dilakukan oleh KPU. Sehingga ruangan di kantor bisa pergunakan dengan maksimal,” jelasnya.

Menurutnya menyangkut logistik Pemilu ini, sudah hampir 85-90 persen yang masuk atau diterima oleh KPU. Dimana hari ini, pihaknya menerima 152 dus formulir ukuran plano dan 12 dus formulir C1 ukuran A4.

“Dengan adanya masuk formulir ini, maka logistik yang diterima kurang lebih sudah mencapai 90 persen,” terangnya.

Pelelangan Pendistribusian Logistik

Sementara menyangkut pendistribusian logistik. Ketua KPU menerangkan, kita seakan mengumumkan secara teknis dan ini diserahkan kepada panitia lelang dan PPK. Sehingga, pihaknya sampaikan kepada seluruh peserta lelang dan masyarakat bahwa siapa saja memiliki hak.

“Sekarang ini sementara menunggu panitia lelang, untuk segera diumumkan. Sehingga memberi kesempatan kepada pihak ketiga, agar segera menyiapkan dokumen dokumen pelelangan,” terangnya.

Setelah hal itu dilakukan, akan dilakukan evaluasi. Dan meskipun nantinya dilakukan secara layanan LPSE, tetapi secara manual juga dilakukan. Ini perlu untuk mengetahui company profil. Sehingga akan dilakukan pemeriksaan berkas-berkas, yang kemudian diumumkan siapa pemenang.

“Kurang lebih nanti pada 9-10 April 2019, dilakukan penyerahan logistik dari KPU ke pihak ketiga. Dengan waktu tersebut, diharapkan dan bisa dipastikan logistik bisa diterima di setiap TPS,” tuturnya.(reg)

share on:

Leave a Response